Trip Santai ke Umbul Pecinan dan Kolam Renang Objek Wisata Batu Seribu Sukoharjo

Objek wisata Batu Seribu atau ada juga yang menyebutnya Bangseng, merupakan kawasan wisata yang sudah beroperasi sejak tahun 1993. Di dalamnya ada banyak tempat menarik untuk dihampiri. Cocok buat travelers yang ingin mengunjugi banyak destinasi dalam satu lokasi.

Kepala Naga di Kolam Renang Batu Seribu Sukoharjo

Soal travelling, aku bukan tipikal orang yang selektif pilih-pilih tempat. Mau apakah itu ke objek wisata terkenal atau bukan, bahkan biar pun itu sama sekali bukan tempat wisata. Yang penting ketika sudah berada di sana aku merasa bahagia. Entah bahagianya karena pemandangannya bagus, menemukan pengalaman baru, bisa melihat tempat-tempat yang jauh, mengenal masyarakat sekitarnya, puas karena bisa mencapai tempat tersebut, bersama teman traveling yang menyenangkan, dan berbagai sumber kebahagiaan lain yang terkadang muncul tak terduga di dalam perjalanan.

Seperti salah satu cerita perjalananku ini, ke kolam renang di kawasan wisata Bukit Seribu, Sukoharjo. Meskipun berada di kawasan wisata, yang namanya kolam renang di mana-mana modelnya kurang lebih sama saja: kolam berisi air untuk jeguran. Dan tempat rekreasi semacam ini banyak banget bertebaran di mana-mana di seluruh pelosok seantero negeri. Ngapain harus byayakan jauh sampai ke Sukoharjo. Apa nggak kurang jauh, Mas?!

Apalagi kalau dihitung dari alamat yang tertulis di kartu-kartu identitasku, Pekanbaru. Ribuan kilometer menyebrang laut segala. Dihitung dari tempat tinggalku saat itu saja, Surabaya, sudah kejauhan banget mainnya, kalau yang dituju cuma kolam renang.

Kurang apa Water Boom Kenjeran Surabaya? Dari segi kemewahan dan kelengkapan sarana, Water Boom Kenjeran Surabaya memang jauh lebih baik. Tapi biarpun banyak water boom yang lebih baik di luar sana, tidak ada yang bisa menghapus kenyataan bahwa aku pernah ke Kolam Renang Batu Seribu. Aku pernah menjejakkan kaki di sana. Seperti apa bahagia dan bangganya itu aku sulit menjelaskan. Hanya bisa dirasakan oleh traveler-traveler divisi bawah kayak aku begini.

Wisata Umbul Pecinan Objek Wisata Batu Seribu

Mungkin ada yang mengira aku ke Kawasan Wisata Batu Seribu sekedar mampir, karena ada acara keluarga di Sukoharjo. No! Jangankan keluarga, sekedar teman yang kenal secara pribadi pun aku tak punya di wilayah Sukoharjo. Baru ketika aku posting di Facebook dan Instagram, bahwa aku lagi jalan-jalan di Sukoharjo, ada beberapa teman social media yang kaget dan berkirim pesan.

Loh sampeyan sampai Sukoharjo, Mas Zuk?! Kok nggak bilang-bilang?! Kok mampir?! Rumahku juga di situ. Aku di rumah punya ayam banyak, kalau sampeyan mampir nanti tak sembelih…

Tentu saja aku memilih nggak mampir. Daripada disembilih pemuda setempat yang kejam itu. Lagi pun saat posting itu aku sudah nggak di Sukoharjo lagi. Aku sudah kambek di kota Pahlawan.

Kawasan Wisata Alam Batu Seribu Sukoharjo

Jadi memang seperti itu. Kunjunganku jauh-jauh ke kolam renang ini adalah murni travelling. Bukan kunjungan bilateral mempererat hubungan antar ke dua Negara, mencari kitab suci, atau pun kepentingan-kepentingan nggak penting lainnya hihihi.

Memang selama beberapa jam di Sukoharjo, tak cuma kolam renang Batu Seribu yang kami satroni. Sejam sebelumnya kami baru saja turun dari pendakian Gunung Sepikul, bekas lokasi syuting sinetron Wiro sableng yang legendaris itu. Kolam renang aku datangi karena masih sekawasan wisata Batu Seribu. Mungkin kalau traveler-traveler lain, bakal langsung pergi sehabis dari Bukit Sepikul. Cuma kolam renang ini.

Selain Bukit Sepikul dan Kolam Renang, di taman wisata Batu Seribu juga terdapat gardu pandang di puncak batu seribu, Sendang Kyai Truna Lele, Umbul Pecinan, camping ground bagi pelancong yang ingin kemah, ada juga playground sebagai tempat bermain bagi pengunjung anak-anak.

Lokasi atau alamat lengkap objek wisata Batu Seribu ada di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dan merupakan salah satu objek wisata andalan di wilayah Solo Raya.

Spot Foto Keren di Kawasan Wisata Batu Seribu Sukoharjo

Banyak treveler yang mengatakan ‘Setiap tempat memiliki cerita yang berbeda’ itu seratus persen bener banget. Meski ada banyak kolam renang di bumi ini, Kolam Renang Batu Seribu tetaplah memiliki perbedaan.

Bila kebanyakan kolam renang berada di daerah pemukiman, kolam renang Batu Seribu dibangun jauh di tengah hutan. Airnya bersumber langsung dari mata air alami Umbul Pecinan. Udah gitu untuk menuju lokasi harus melewati hutan-hutan jati, beraspal sempit dan bergelombang.

Dari Bukit Sepikul ke kolam renang Umbul Pecinan menelan waktu sekitar 20 menit. Sebelum memasuki hutan jati, ada sebuah kolam yang terkenal dengan sebutan Sendang Kyai Truna Lele. Masyarakat setempat percaya di dalam sendang itu ada ikan lele putih keramat jelmaan Raja Trunalele. Pengunjung diperbolehkan berdiri di sekitar sendang, melihat ikan-ikan berenang dan memberi makan mereka. Tapi tidak diizinkan mengambil foto dan video.

Setelah Sendang Kyai Truna Lele, perjalanan berlanjut menyusuri hutan jati. Di dalam hutan nanti kita akan bertemu pos. Pos itu bukan pos ronda apalagi posyandu. Itu adalah loket tempat pengunjung membeli karcis. Harga tiket masuk ke kolam renang Batu Seribu cuma Rp 4.000 per orang.

Dari loket perjalanan berlanjut kembali menyusuri hutan yang banyak pohonnya. Tak berapa lama kita akan sampai di lapangan parkir. Biaya parkirnya Rp 2.000 untuk sepeda motor. Untuk mobil aku tidak tahu.

Di lokasi parkir ada naga raksasa lagi mangap dan dikawal sepasang babi bertaring panjang. Untuk menuju lokasi kolam renang, kita harus memasukkan diri ke badan naga melalui mulutnya yang terus menganga itu. Kita jadi kayak ditelan hidup-hidup oleh sang naga. Mulut naga itu memang merupakan pintu masuk dan badannya menjadi terowongan menuju kolam renang. Keluar dari terowongan kita akan menuruni anak tangga hingga ke dasar bukit. Lokasi kolam renang memang berada di bawah bukit, dan juga dikelilingi bukit-bukit dengan pohon-pohon tinggi dan berdaun lebat. Suasananya jadi sejuk kayak di hutan.

Selanjutnya sebelum ke kolam renang, kita bisa mampir dulu melihat Umbul Pacinan yang berada di bawah pohon Gondang. Umbul atau kalau dalam bahasa Indonesia artinya mata air, mengeluarkan air dari celah-celah akar pohon Gondang tersebut. Air yang keluar membentuk genangan, lalu dialirkan melalui pipa-pipa untuk mengisi kolam renang.

Hal lain yang membedakannya, jika di banyak tempat biasanya kolam renang disertai wahana permainan air lain, di Kolam Renang Batu Seribu tidak. Di sini murni kolam renang tok. Ada tiga kolam renang dengan kedalaman yang bervariasi. Kolam yang pertama airnya nggak terlalu bening, tapi ukurannya lebih luas. Kolam kedua ukurannya lebih kecil, tapi airnya bening banget sampai membiru karena dinding kolamnya dicat biru. Dan yang ketiga kolam renang dangkal yang diperuntukkan bagi perenang anak-anak.

Kalau kolam 1 free, kolam 2 dan 3 kayaknya harus beli karcis lagi. Soalnya lokasinya berpagar dan di pintu masuknya ada semacam ruangan loket. Tapi pas aku ke sana, pintu pagarnya dibiarkan terbuka lebar. Penjaga loketnya nggak ada, mungkin sedang mudik lebaran. Atau mungkin karena lagi sepi pengunjung jadi dibebaskan masuk. Di dunia ini segala kemungkinan bisa terjadi.

Kolam renang Umbul Pecinan Batu Seribu Sukoharjo

Menyaksikan beningnya kolam 2, waktu itu aku sempat ingin menceburkan diri ke dalamnya. Memamerkan kemampuanku berenang gaya batu kepada orang-orang. Tapi sayang saat itu kolam sedang sepi banget. Nggak ada pengunjung lain selain kami. Jadi percuma pamer kebolehan kalau nggak ada yang nonton. Lagian aku juga lupa nggak bawa bikini xixixi.

Itulah ceritaku dolan ke kolam renang Umbul Pecinan Batu Seribu, Sukoharjo. Terima kasih sudah menyisihkan waktu berharganya untuk membaca postingan tak seberapa ini. Semoga menginspirasi. Happy Travelling.

Baca Juga: Kebun Teh Kemuning, Satu Lagi Tempat Bagus Di Tawangmangu Untuk Travelling


Jangan Lewatkan

2 comments:

  1. pintu masuk ke kolam renangnya unik banget...harus masuk ke dalam perut naga, dalam sana gelap dong mas??

    ReplyDelete
  2. asikmerisik banget berwisata ke umbul pecinan dan watu sewunya berduaan bareng yang berhijab...salam peluk dong ke yang berhijabnya...boleh?

    ReplyDelete

Silakan berkomentar dengan tertib dan sopan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku.