Mulai Hari Ini, 1 Oktober 2017, Pendaftaran Mendaki Gunung Semeru Wajib Via Online

Gunung Semeru, dengan puncak Mahameru-nya yang berposisi di 3676 mdpl, paling tinggi di tanah Jawa, yang dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para Dewa, semakin hari semakin diminati para pendaki. Setiap musim pendakian tiba, gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini tak pernah sepi pendaki, baik pendaki dalam negeri maupun pendaki asing.

Mahameru dilihat dari kejauhan

Kabar terbaru bagi para calon pendaki Semeru dari dalam negeri, bahwa mulai hari ini, 1 Oktober 2017, telah diwajibkan pendaftaran pendakian secara online. Jadi per 1 Oktober 2017, pendaftaran atau pengajuan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) secara manual tidak akan diterima lagi, kecuali untuk pendaki-pendaki luar negeri. Khusus wisatawan mancanegara masih dibolehkan registrasi secara langsung di basecamp Ranu Pani.

Sebenarnya sistem booking online seperti ini sudah berlaku sejak lama, tapi selama ini hanya menjadi alternatif, dan para pendaki lebih banyak yang tetap memilih pendaftaran secara langsung. Hal ini mengakibatkan antrian panjang setiap kali kantor TNBTS dibuka. Juga kerap menyebabkan jumlah pendaki yang datang melebihi kuota karena tidak bisa diperkirakan sebelumnya. Maka dengan diresmikannya sistem 100℅ booking online mulai hari ini, diharapkan situasi-situasi seperti tadi tidak akan terjadi lagi. Suka tidak suka, mulai sekarang calon pendaki Semeru harus mengajukan Simaksi melalui dunia maya.

Rombongan Pendaki Gunung Semeru

Tapi seharusnya layanan wajib registrasi online ini bisa menjadi kabar gembira bagi siapapun yang punya rencana berkunjung ke kawasan Gunung Semeru. Kita tidak perlu lagi ngariung kedinginan di depan kantor PTN resort Ranu Pani menanti kantor buka, berjubel mengantri formulir pendaftaran dan sibuk ke sana kemari mengisi biodata. Nantinya kita tinggal menyerahkan berkas (fotokopi kartu identitas, surat kesehatan dan surat izin dari orang tua bagi pendaki berumur 10 - 17 tahun) dan bukti transfer bank, kemudian mengikuti breafing, setelah itu bisa langsung memulai pendakian.

Metode booking online juga bisa membantu calon pendaki untuk mengetahui apakah di hari yang diinginkannya masih ada kuota atau tidak. Sekedar tambahan informasi, saat ini kuota pendakian ke gunung Semeru adalah maksimal 600 orang perhari. Jika dalam satu hari tertentu sudah ada terisi 600 pendaftar, maka tidak ada lagi kuota untuk pendaki lain pada hari tersebut. Makanya disarankan mendaftar sejak jauh-jauh hari.

Tidak perlu khawatir. Cara mendaftar atau registrasi pendakian gunung Semeru secara online sangat mudah. Silakan mengunjungi situs resmi Balai Besar (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) TNBTS yaitu bromotenggersemeru.org, pilih menu booking online, lalu isi data-data diri seluruh peserta. Pada email yang digunakan untuk mendaftar, akan ada balasan berisi total biaya yang harus dibayar. Setelah uang ditransfer, segera lakukan konfirmasi. Jangan lupa cetak bukti transfer, karena itu yang nantinya akan ditukar dengan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI).

Baca Juga: (Pantangan-pantangan Saat Mendaki Gunung Semeru)

Mendaki Gunung Gunung sendirian

Demikianlah informasi tentang mulai diwajibkannya sistem booking online bagi traveller dalam negeri yang ingin mendaki gunung Semeru. Semogya bermanfaat. Terima kasih sudah membaca and Happy Traveling!

Jangan Lewatkan

0 komentar:

Silakan berkomentar dengan tertib dan sopan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku.