Tips Liburan ke Berbagai Destinasi Dalam Satu Hari

Berlibur ke banyak tempat wisata dalam sehari itu bisa banget asal tahu cara mainnya. Metode piknik seperti ini memang cukup melelahkan. Tapi dijamin seru dan tingkat kepuasannya puas banget!

Terutama untuk penyuka jalan-jalan tapi sibuk dengan gawean sehingga jarang punya waktu melampiaskan hobi, cara seperti ini sering dilakukan demi mengejar ketertinggalan. Di saat kerjaan dari kantor yang seolah ada-ada saja, belum lagi harus sering lembur, maka begitu ada waktu dan kesempatan, liburan langsung borong ke beberapa tempat sekaligus.

Foto prian jalan ke gunung sendirian

Aku sendiri, meski bukan orang sibuk terkadang mempraktekkan ini. Semata-mata karena aji mumpung. Misalnya mumpung sedang berada di Gorontalo, sekalian saja dijelajahi tempat-tempat wisata di sekitarnya. Soalnya belum tentu di hari-hari yang lain, aku punya uang dan kesempatan lagi untuk kembali ke sana. Intinya dipuas-puasin daripada nanti pulangnya nyesel.

Baiklah. Karena sudah beberapa kali melakukan sistem liburan ke banyak tempat sekaligus dalam satu hari, maka izinkan aku membagikan tips-tipsnya di dalam blog ini. Eh barangkali ada teman-teman traveler yang kepingin menjajalnya.

Menetukan Lokasi

Agar trip ke banyak tempat dalam sehari berjalan sukses, penting untuk menentukan daerah tujuan sejak beberapa hari sebelum hari H. Sasaran yang tepat ialah ke daerah yang memiliki banyak tempat wisata dengan jarak-jarak yang tidak terlalu jauh. Dan itu bukan hanya Bali atau Lombok saja, banyak daerah lain di tanah air yang di sekitarnya dijejali tempat-tempat plesiran yang elok-elok. Misalnya Blitar, dalam waktu sehari bisa kok berkunjung ke pantai Pantai Tambak Rejo, Pantai Gondo Mayit, Kampung Cokelat, Candi Penataran, Makam Bung Karno, Kebun Teh Sirah Kencong, Air Terjun Sirah Kencong dan Telaga Rambut Monte. Aku pernah melakukannya meski malamnya langsung meriang haha.

Informasi tentang destinasi-destinasi wisata di satu daerah gampang banget didapat dari browsing di internet. Cukup ketik kata kunci tempat-tempat wisata di sekitar daerah tertentu, maka akan muncul hingga belasan destinasi. Tinggal pilih yang mana yang ingin didatangi. Mau didatangi semuanya juga dipersilakan jika sanggup.

Cek juga di Google Map untuk mengetahui lokasi tepatnya dari tempat-tempat yang ingin didatangi, sekaligus untuk mengetahui waktu tempuh dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya. Jangan lupa menyusun urutan perjalanannya, mana yang akan pertama didatangi, yang kedua, ketiga, keempat dan seterusnya.

Berangkat Pagi

Mentang-mentang lagi liburan terus mau bangun siang begitu? Enak banget! Kalau sedang mengejar target liburan ke banyak tempat selama sehari, jangan bangun kesiangan! Mbang khong kalau bahasa Cinanya. Musti start pagi-pagi dari rumah. Sebaiknya tiba di destinasi pertama sebelum jam 08.00 bersamaan dengan mulai dibukanya rata-rata lokasi wisata di Indonesia.

Backpacker keren keliling Indonesia

Itu jika tempat-tempat yang dituju tak jauh dari tempat tinggal. Jika jauh, ya cari penginapan entah itu hotel, rumah kerabat atau rumah penduduk setempat. Dan usahakan gimana caranya supaya sudah tiba di penginapan sore atau malam, supaya besok paginya bisa langsung bergerak.

Membawa Kendaraan Sendiri

Agar perpindahan dari satu destinasi ke destinasi lain berlangsung cepat, wajib hukumnya membawa kendaraan sendiri. Lebih bagus mobil pribadi yang dibawa dari rumah. Tapi kalau tidak memungkinkan membawa mobil pribadi karena tidak punya, bisa menyewa kendaraan di lokasi. Sekarang ini rata-rata di daerah-daerah wisata terdapat rental mobil dan motor.

Mengandalkan angkutan umum sangat tidak disarankan. Nggak akan efisien. Mobil-mobil angkutan umum tidak akan benar-benar sampai ke titik lokasi. Nanti masih harus ngojek lagi. Selain itu, bukan rahasia umum kalau angkutan umum itu suka ngetem sesukanya dan sering berhenti menaik turunkan penumpang. Ini jelas akan menelan waktu.

Jangan Lupa Jas Hujan Kalau Naik Motor

Kalau naik motor jangan lupa sedia jas hujan sebelum hujan. Biarpun perkiraan cuaca di TVRI stasiun Brebes mengatakan cuaca akan cerah sepanjang hari, tapi kalau Yang Maha Kuasa sudah berkehendak menurunkan rezeki-Nya berupa hujan, badan meteorologi bahkan pawang hujan sekali pun akan dibuat plonga-plongo tak berguna.

Dan jika cuma sekedar hujan rintik-rintik, bukan hujan disertai angin ribut dan halilintar, tidak wajib bagi traveler untuk berhenti berteduh. Trabas aja udah! Nunut ngiyup menanti hujan reda karena takut kena pilek, hanya akan membuang waktu dalam mengejar rekor 7 destinasi dalam sehari. Di sinilah keberadaan jas hujan benar-benar diperlukan.

Cari Teman Perjalanan yang Sehati dan Sepikiran

Traveling model seperti ini memang lebih leluasa sendirian. Solo trip. Bebas sat set pindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa takut ada yang merasa keberatan. Tapi seru juga kalau dilakukan berdua atau berombongan. Akan ada yang bisa diajak ngobrol dan disuruh-suruh motoin.

Foto berdua romantis sepasang kekasih di danau indah

Tentu saja syaratnya orang yang diajak harus sepakat dengan perencanaan, yakni menjelajah ke berbagai lokasi wisata dalam satu hari. Harus siap dan tidak boleh memberontak ketika nanti baru setengah jam berada di sebuah destinasi, sudah diajak melanjutkan perjalanan lagi ke destinasi berikutnya. Kalau tidak menemukan teman yang seperti itu, daripada nanti ribut di tengah jalan, lebih baik jalan sendiri saja.

Bawa Power Bank

Selama ngetrip, kita pasti akan sering menggunakan ponsel untuk beberapa keperluan. Misalnya membuka Google Map untuk mencari lokasi serta jalan yang mengarah ke lokasi tersebut. Dan yang tak terelakkan adalah mengaktifkan kamera untuk foto-foto, bikin video, live di sosial media dan mungkin juga ngevlog. Kegiatan ini pasti akan menguras baterai smartphone.

Power bank unik, murah, awet dan keren

Supaya traveling ke banyak tempat tak terhambat oleh ponsel yang mulai lowbat, membawa power bank merupakan sebuah keharusan yang tidak boleh ditawar. Berhenti di warung untuk numpang ngecas jelas akan membuang waktu. Cara terbaik adalah charging ketika dalam perjalan pindah dari destinasi ke destinasi. Jika naik motor, ketika mau pindah ke destinasi berikutnya, masukkan gadget dan powerbank ke dalam tas dalam kondisi mengisi daya. Seperti itu.

Bawa Pakaian Banyak

Tips terakhir adalah membawa pakaian sebanyak jumlah tempat rekreasi yang mau didatangi. Kalau akan ke enam lokasi, bawa pakaiannya juga enam setel. Mungkin cukup atasan saja. Baju dan jilbab. Bawahan cukup dua atau tiga. Daleman nggak usah. Tujuannya nanti di setiap destinasi yang dikunjungi, bisa wara-wiri menggunakan busana yang berbeda.

Ini berguna untuk menipu teman-teman di Instagram. Saat secara berkala kita memposting foto-foto liburan tadi, mereka akan dengki karena mengira kita bentar-bentar liburan. Padahal faktanya cuma jalan-jalan sehari, tapi ke banyak tempat sekaligus. Muahaha.

Happy Traveling.

Jangan Lewatkan

4 comments:

  1. yang terakhir jangan lupa bawak diri sendiri ya mas haahha
    pengen traveling, tapi karna kerjaan yang tidak hentinya.. belum bisa kemana2

    ReplyDelete
  2. teman yang sehati, sepemikiran dan secepat kita emang susah banget dicari.. dan tentunya resep penting kalau mau menjelajah kota.. hahaha,.. bayangin kalo teman kita leletnya minta ampun, tapi waktu yg tersisa untuk jalan-jalan cuma dikit.. sediiiih T.T

    ReplyDelete
  3. wah, bersama siapa itu mas liburannya hehehee...

    ReplyDelete
  4. Pakaian bnyk biar bisa gonta ganti fhoto ya kang? He

    ReplyDelete

Silakan berkomentar dengan tertib dan sopan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku.