Lapak Asik BPJS TK, Cara Aman Mencairkan Dana JHT Ditengah Pandemi Virus Corona

Ada cara baru mengurus klaim uang JHT BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) di tahun 2020 ini yaitu dengan metode LAPAK ASIK BPJamsostek. Apa itu LAPAK ASIK? Lapak Asik adalah Layanan Tanpa Kontak Fisik, yang resmi diberlakukan mulai tanggal 23 Maret 2020 kemarin.

Dengan layanan tersebut, seluruh proses pencairan dana JHT bisa dilakukan dari rumah. Tanpa perlu repot-repot mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan sekalipun. Meski diajukan dari rumah, dana tabungan JHT kita dijamin tetap bisa cair sebagaimana mestinya.

Kebijakan tersebut diterapkan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan atau yang sekarang disebut BPJamsostek (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja) untuk mendukung gerakan Social Distancing dan juga Physical Distancing yang telah diserukan oleh pemerintah, dalam menekan penyebaran virus Corona covid-19 di wilayah NKRI.

Sumber: Instagram @bpjs.ketenagakerjaan

Sebagaimana diketahui saat ini, ketenangan dunia sedang diusik oleh mewabahnya virus bernama latin Novel Coronavirus yang begitu cepat menyebar dan telah menyebabkan puluhan ribu orang di dunia meninggal dunia. Kondisi tersebut cukup berdampak ke berbagai sektor dan juga sendi-sendi kehidupan.

Sekolah-sekolah diliburkan. Tempat-tempat wisata ditutup. Event-event besar dibatalkan. Orang-orang nongkrong di cafe dibubarkan. Banyak pekerja yang diwajibkan bekerja dari rumah atau WFH (Work From Home). Dan lain sebagainya. Semua itu terpaksa dilakukan untuk meminimalisir penularan virus Corona akibat adanya kontak fisik.
Termasuk juga BPJamsostek, yang mulai pada 23 Maret kemarin memberikan kemudahan berupa layanan pencairan JHT tanpa kontak fisik atau LAPAK ASIK. Dimana seluruh proses pengajuan klaim, dilaksanakan tanpa tatap muka apalagi sentuhan fisik. Semua dilakukan secara online atau digital.

Lalu bagaimana sih prosedur dan tata cara mencairkan uang JHT Jamsostek menggunakan sistem LAPAK ASIK BPJS Ketenagakerjaan ini? Berikut rincian selengkapnya.

Pertama banget sebelum mengajukan pencairan saldo JHT, cek dulu apakah kita sudah memenuhi syarat atau belum? Cek juga kelengkapan dokumen-dokumen persyaratannya.

Syarat-syarat mencairkan JHT 100%

  1. Sudah berhenti bekerja dari perusahaan paling tidak satu bulan.
  2. Belum bekerja lagi di perusahaan manapun alias menganggur.
  3. KPJ atau kartu BPJS Ketenagakerjaan sudah tidak aktif.

Syarat-syarat mengambil uang JHT 30% atau 10%

  1. Telah menjadi peserta BPJS TK minimal 10 tahun.
  2. Perusahaan tertib iuran dalam waktu 10 tahun tersebut.
  3. Kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan masih aktif.
  4. Belum memasuki masa pensiun yaitu 57 tahun.

Dokumen-dokumen persyaratan mengklaim dana JHT:

  1. KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan.
  2. KK (Kartu Keluarga).
  3. KTP elektronik atau e-KTP.
  4. Buku rekening tabungan pribadi.
  5. Paklaring/surat pengalaman kerja/surat referensi/
  6. Surat keterangan Pemberhentian Kerja jika berhenti bekerja karena PHK.
  7. Surat PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) yang pertama kali diterima bagi yang berhenti bekerja karena habis kontrak.
  8. Kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) apabila saldo JHT yang dimiliki di atas 50 juta.
  9. Foto diri tampak dari depan.

Bagi yang mencairkan JHT sebagian baik yang 30% maupun yang 10%, tidak perlu dokumen yang nomer 5 di atas atau paklaring. Soalnya kan memang belum berhenti bekerja. Namun wajib membuat berkas tambahan berupa:

Klaim JHT 10%:

  • Surat keterangan asli dari perusahaan bahwa kamu masih aktif bekerja dengan keterangan tertulis bahwa keterangan tersebut untuk pengajuan klaim JHT sebesar 10% untuk persiapan pensiun.

Klaim JHT 30%:

  • Surat keterangan asli dari perusahaan bahwa peserta masih aktif bekerja dengan keterangan tertulis bahwa keterangan tersebut untuk pengajuan klaim JHT sebesar 30% untuk biaya perumahan.
  • Membawa dokumen perumahan yaitu antara lain tanda terima booking fee, standing instructions, SP3K (Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit), dan akad kredit dari pihak perbankan.

Dan karena pengajuan klaimnya akan menggunakan metode LAPAK ASIK (Layanan Tanpa Kontak Fisik), yang seluruhnya rangkaiannya akan diproses secara digital atau online, kita juga harus mempunyai email, no WhatsApp dan juga nomor telepon yang semuanya harus masih aktif.

Sebab ketiga media tersebut akan diperlukan mulai pada saat registrasi antrian online, hingga mengirim file dokumen persyaratan klaim. Selain itu, ketika dokumen kita lolos verifikasi, juga akan dikabari lewat email, WA, ataupun SMS oleh pihak BPJamsostek.

Apabila sudah memenuhi semua persyaratan di atas, kita bisa langsung mengajukan klaim JHT dengan sistem LAPAK ASIK BPJamsostek. Berikut panduan langkah-langkahnya:

1. Daftar antrean di website antrian online BPJSTK (antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau bisa juga lalu dengan membuka aplikasi BPJSTKu, lalu pilih menu ANTRIAN ONLINE.

2. Isi formulir antrean online dengan data-data kependudukan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kita. Mulai dari NIK, no KPJ, Nama lengkap, no HP/Wa, email, pilih wilayah pelayanan, cabang pelayanan, tanggal pengajuan klaim hingga jam pengajuan klaim yang kita inginkan.

3. Setelah berhasil mendaftar antrian online, kita akan mendapat email dari BPJamsostek, yang berisi data diri, alamat email kantor cabang pencairan, dokumen klaim JHT beserta foto dan barcode. Juga petunjuk tentang langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melanjutkan proses klaim dana JHT.


4. Silakan unduh formulir F5 atau formulir pengajuan klaim JHT yang terdapat pada email balasan dari kantor cabang pengajuan, isi data-data diri yang diminta dengan lengkap dan benar. Setelah diisi jangan lupa ditandatangani.

5. Silakan scan formulir F5 yang telah diisi dan juga seluruh dokumen persyaratan pencairan JHT. Bisa dengan discan sendiri menggunakan aplikasi scanner, atau ke toko alat tulis ataupun ke warnet. Dengan ukuran file maksimal 1 MB, lalu kirim ke alamat email kantor cabang yang sudah tertera di email sebelumnya. Kalau tidak bisa scan, berkas persyaratan klaim JHT boleh di foto dengan kamera HP. Syaratnya gambarnya harus jelas dan rapi, serta ukuran filenya tidak melebihi 1 MB.

6. Setelah file scan berkas persyaratan klaim dana JHT terkirim, Kantor Cabang akan melakukan verifikasi data. Jika dokumen lolos maka pihak kantor cabang akan menghubungi kita lewat WA, email atau SMS.

7. Selanjutnya, kita tinggal diam di rumah menunggu saldo tabungan JHT cair ke rekening kita.

Seperti itulah cara terbaru dan aman mencairkan dana JHT Jamsostek atau BPJS TK tahun 2020 di tengah mewabahnya virus Corona covid-19.

Tapi, jika gagal pada saat proses upload file scan dokumen persyaratan klaim, kita boleh datang langsung ke kantor cabang BPJS TK yang kita pilih pada saat registrasi antrian online. Dan datangnya juga harus sesui jadwal yang kita pilih pada saat mendaftar antrean online.

Nanti setibanya di kantor BPJS Ketenagakerjaan, suhu tubuh kita akan dicek terlebih dahulu oleh petugas sekuriti. Jika suhu tubuh kita di bawah 37,5° C, kita akan diarahkan untuk membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer, baru kemudian melanjutkan proses pencairan.

Akan tetapi, jika suhu tubuh kita di atas 37,5° C, pengajuan klaim dana JHT kita tidak bisa dilanjutkan. Kita akan disuruh pulang. Kalau sudah begini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke rumah sakit atau minimal mengisolasi diri di rumah.

Bagi yang bisa melanjutkan klaim, petugas akan memeriksa kesesuaian jadwal booking antrian online kita. Dokumen-dokumen persyaratan klaim dana JHT kita akan diverifikasi oleh petugas, setelah itu dimasukkan ke dalam drop box menunggu untuk verifikasi selanjutnya.

Sampai di sini kita sudah boleh pulang kembali ke rumah. Nanti, jika dokumen-dokumen persyaratan kita lengkap dan cocok, serta tidak ada ketidakcocokan data, maka pihak kantor cabang akan menghubungi kita melalui WhatsApp, email atau SMS.

Selanjutnya kita tinggal menunggu dana JHT cair masuk ke rekening bank kita.

Dan perlu teman-teman peserta BPJS TK ketahui, di tengah pandemi virus Corona saat ini, ada perubahan jam operasional kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Jika sebelumnya kacab beroperasi dari pukul 08.00 hingga 15.30 waktu setempat, untuk saat ini hingga waktu yang belum ditentukan, kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan hanya melayani mulai pukul 09.00 sampai 15.00 waktu setempat. Kebijakan tersebut sesuai dengan anjuran dari pemerintah untuk menggalakkan social dan physical distancing, demi menekan penyebaran virus covid 19.

Dan satu lagi, khusus untuk kantor-kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di wilayah DKI Jakarta, terhitung mulai 24 Maret 2020 sampai dengan 5 April 2020, hanya melayani pencairan JHT tanpa kontak fisik. Jadi jika kita gagal upload dan mengirim scan dokumen-dokumen persyaratan klaim JHT, kita tidak diperkenankan melanjutkan proses klaim dengan mendatangi kantor cabang BPJS TK.

Peraturan tersebut sesuai himbauan Pemerintah untuk pelaksanaan social distancing dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, serta seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020 perihal himbauan agar menghentikan seluruh kegiatan perkantoran sementara waktu dan menutup fasilitas operasional. 

Sehingga BPJS Ketenagakerjaan melakukan penyesuaian prosedur Lapak Asik khusus untuk provinsi DKI Jakarta, yakni dengan menghentikan sementara fasilitas drop box di kantor cabang untuk meminimalisir interaksi fisik. Pengajuan klaim JHT sepenuhnya menggunakan sistem online di situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau via BPJSTKu Apk.
Seperti itulah mekanisme dan tata cara terbaru mencairkan uang JHT Jamsostek atau BPJS TK tahun 2020 di tengah pandemi Corona ini. Jangan lupa jaga kesehatan, jaga jarak juga dengan orang-orang minimal 1 meter, hindari keluar rumah jika bukan karena kepentingan yang sangat mendesak, sehingga penyebaran virus Corona ini bisa segera berakhir.

Zuck Linn #36: Sepeda Untuk Linn 2

#36: Sepeda Untuk Linn 2

Dan berjalanlah dua manusia bucin itu, menyusuri jalanan sore Pekanbaru yang aspalnya tebal karena tidak dikorupsi. Linn berjalan gontai di depan, mendahului Zuck yang melangkah ngos-ngosan mendorong motor seorang diri. Bagi Zuck, peristiwa ini semakin menambah pengalaman paling berkesannya sebagai sobat misqueen regional Riau.

"Bantu dorongin dong. Tadi naiknya barengan, giliran dorong gini masa aku sendiri?" protes Zuck. Dongkol dengan Linn yang ternyata menjunjung rendah sikap susah senang bersama-sama.

Linn menghentikan langkah, menoleh 37,5 derajat ke arah Zuck, kemudian mengusap keringat di balik poninya. "Berat tau, Mas. Jalan tanpa beban gini aja capeknya udah capek banget. Malah disuruh dorong motor, mau bikin aku meninggal?"

"Halu banget!" maki Zuck tapi cuma berani di dalam hati.

Ilustrasi kartun sepeda dayung

Meski seharian ini mendung, tapi karena sedang dalam musim kemarau pendek, cuaca Pekanbaru terasa betul gerahnya. Asap tipis sejak tiga hari ini sudah mulai menghiasi awang-awang. Jika dalam tempo seminggu ke depan hujan belum juga turun, bencana kabut asap sangat mungkin akan terjadi lagi. Linn ingat, beberapa tahun terakhir ini polusi udara akibat kebakaran hutan selalu menjadi bencana yang terus terulang di setiap musim panas. Membuat Linn seandainya tidak anti LDR, pasti sudah meninggalkan Zuck dan pindah ke Meikarta!

"Bawa aku pergi di sini," desis Linn lirih.

"Biwi iki pirgi diri sini," ledek Zuck dengan mulut dibikin penyok-penyok.

Tangan kanan spontan Linn mengepal, siap melayangkan hook kiri ke mulut Zuck.

"Iya, Beb, sabar dong. Kita mampir ke tempat Jabon. Ntar kita pinjem motornya buat beli bensin. Tapi bantuin dorong sih," pinta Zuck dengan wajah memelas kayak temen pas mau minjem duit.

Linn menghela nafas menetralkan emosinya. "Emangnya rumah Bang Jabon deket-deket sini?"

"Rumahnya sih jauh. Tapi tempat usaha pangkas rambutnya nggak jauh dari sini."

Akhirnya Zuck memutuskan ke tempat Jabon dulu ketimbang langsung ke SPBU. Sebenarnya nggak terlalu jauh berbeda jauhnya. Cuma kalau ke SPBU lurus turus lewat jalan utama. Sementara ke tempat Jabon belok kiri melewati jalan tikus yang tidak ramai. Zuck males sama jalan utama, malu dilihatin masyarakat se-jalan raya, menuntun motor buntut bareng wanita yang begitu cantik.

Linn akhirnya turun tangan membantu mendorong motor Zuck.

"Beli sepeda dong, Mas. Pengen ngerasain naik sepeda dibonceng depan kayak cewek tadi. Udah gitu kalau sepeda, seandainya sewaktu-waktu kehabisan bensin, kan ndorongnya nggak berat kayak gini," rengek Linn.

Zuck terdiam mempelajari usalan Linn. Benar juga, kalau punya sepeda ontel, andai kehabisan bensin pasti dorongnya nggak akan seberat ini. Malah bisa sambil dinaikin. Tapi uang dari mana mau beli sepeda? Sebagai sobat miskin bintang lima, Zuck tak ingin menjual diri hanya demi ingin membeli sepeda.

"Mudah-mudahan kapan-kapan Pak Joko Widodo mau datang ke Pekanbaru sini," kata Zuck kemudian.

Linn memperlihatkan mimik wajah goblok. "Kenapa emangnya?"

"Biasanya kan blio kalau berkunjung ke suatu daerah suka ada sesi kuisnya. Jadi nanti pas Pak Jokowi ngasih pertanyaan 'ikan apa yang cantik?', aku akan jawab aja 'i... kan itu yayang aku, Alinna Bilqis Quinova'. Gitu. Trus aku dapet hadiah sepeda deh. Gimana?" tanya Zuck sambil mengangkat-angkat alis menatap Linn.

"Hadiah sepeda your head!" semprot Linn sedikitpun tak terperdaya gombalan Zuck.

Zuck mendengus. "Hargai dong usahaku..."

"Mau dihargai berapa? Matre banget sih jadi laki!"

Sambil ngobrol-ngobrol hal-hal yang nggak berfaedah, dan karena jaraknya juga deket, gak sampai sebulan keduanya sudah tiba di usaha pangkas rambut 'Mustika Raja' milik Jabon. Tampak di sana Jabon baru saja rampung mencukur salah satu pelanggannya dengan pangkasan rambut model Herman Dzumafo.

"Kirain Yondu," bisik Linn melihat hasil pekerjaan Jabon, sambil menoleh 38 derajat ke arah Zuck. Tapi Zuck biasa aja karena emang nggak kenal siapa itu Yondu. Soalnya dia bukan penggemar Marvel. Dia penggemar Spiderman. Entahlah! Gak jelas gini.

"Eh ada Dani Zuckici. Tumben main ke sini. Lagi susah nih pasti?" sambut Jabon, berdasarkan fakta selama ini Zuck emang sering baru ingat temen kalau lagi susah aja!

Zuck nyengir gak penting, kayak sapi jantan abis iseng mencicipi air pipis pasangannya. "Paham banget sih kamu, Bon."

"Motor kami kehabisan BBM," Linn menginformasikan.

Jabon manggut-manggut bijak. "Kan BBM emang udah punah. Coba ganti pakai Tinder aja."

"Hehe..." Linn berusaha keras tersenyum simpul demi mengapresiasi recehan Jabon yang sangat nggak mutu itu.

"Motor kamu nganggur kan, Bon?" selidik Zuck.

"Nganggur tuh. Entah gak mau cari kerja. Padahal pendidikannya cukup tinggi, udah sering banget disekolahin ke bank dan penggadaian," jawab Jabon bangga menjadi aktivis ribawi.

Zuck memperhatikan motor Jabon yang kelihatannya tidak dirawat dengan baik seperti anak sendiri. Rantainya kendor dan kering. Joknya baret-baret akibat keseringan diserang kucing garong. Bunyi klaksonnya menyedihkan. Pedalnya nggak ada.

"Terlantar banget sih motor kamu, Bon. Udah kayak motor sitaan di halaman polres."

"Yaelah, Zuck, mau pinjam aja pakai kebanyakan cangkem," serobot Jabon tak terima motor jeleknya dijelek-jelekin. "Biarpun begitu tampilannya, tapi performanya dijamin masih tok cer! Digeber di atas 100 juga sepele. Jadi masih sanggup banget kalau cuma buat membawa kamu lari dari kenyataan hidupmu yang gak jelas itu, Zuck!"

"Nice info, Gan! Sampean pancen ngeten!" puji Zuck mengacungkan jari tengah.

"Sebenarnya aku emang udah males melihara motor itu. Makanya terlantar. Aku pengen mobil," sambung Jabon lirih.

Zuck terdiam setengah detik. "Bentar. Maksudnya motor itu mau dimodifikasi menjadi mobil? Begitu kah?"

"Ya enggaklah nyet. Aku pengen beli mobil. Mobil pribadi gitu. Bukan mobile banking!" jawab Jabon tegas.

"Serius ini?"

"Serius banget. Soalnya kalau lagi jalan sama Nivi pakai motor itu, sama orang-orang suka dikira tukang ojek, padahal aslinya kan aku cuma seorang tukang cukur rambut biasa. Kan aku jadi gak enak. Yaudah, daripada makin melebar kemana-mana, aku mau beli mobil aja."

"Wah sukses dong kamu berarti sebentar lagi punya mobil," seru Zuck pura-pura ikut bahagia, padahal di dalam hatinya yang paling dangkal, mulai tumbuh benih-benih rasa dengki.

"Amin. Setidaknya kalau aku bawa mobil, pas jalan sama Nivi, orang-orang tidak akan menilai aku tukang ojek lagi. Pikiran mereka pasti akan berubah menganggap aku ini sopir pribadinya," terang Jabon dengan sebuah seringai pongah di sudut congornya. "Keren sekali bukan?"

"Keren parah asli gak ada obat! Oh iya, kira-kira kapan nih kamu beli mobilnya?" tanya Zuck sambil menahan rasa iri yang kian menyesakkan lambung.

"Nggak tau nih masih bingung. Soalnya kayak agak kurang gitu duitnya."

"Kurang berapa? Kalau kurang seribu duaribu, aku ikhlas bantu," tanya Zuck sambil merogoh-rogoh kantong celananya.

"Kurang banyak, Zuck. Orang sekarang aja baru ada satu juta."

"HAH?!!" Zuck mendelik kaget seakan bola matanya mau meledak.

Jabon cuma mengangkat bahu, bukannya mengangkat derajat orang tua.

"Asyu!" puji Zuck menggunakan bahasa daerah.

Linn yang sedari tadi diam kayak gedebog pisang goreng, seketika ngakak tidak sopan melihat adegan itu.

"Satu juta mau beli mobil?! Mobil roda berapa tuh? Mobil Tamiya?! Duit segitu mah paling dapat sepeda dayung!" repet Zuck asli kesel banget, rasa iri yang tadi sudah bersemayam di hatinya dan nyaris naik ke ubun-ubun, langsung ambyar gegara kehaluan Jabon yang sangat berlebihan.

"Ya, kan, jaman sekarang beli mobil nggak harus cash, Zuck. Bisa ngeriba dulu. Dicicil," jelas Jabon membela diri. "Rencanaku nih ya, bulan ini nyicil beli spion tengahnya dulu, bulan depan baut roda, bulan depannya lagi gantungan konci."

Sesaat Zuck manggut-manggut, lalu geleng-geleng, tak menyangka Jabon memiliki pemikiran radikal dan sejenius itu. Masuk akal juga pikir Zuck. Dia jadi terinspirasi membelikan sepeda untuk Linn dengan cara mencicil ala Jabon seperti itu. Bulan ini beli rantainya, bulan depan beli gir, bulan depannya lagi ikut tawuran anak STM. Lhah.

Sementara Zuck dan Jabon asik serius memperbincangkan dunia otomotif, Linn sok intelek membaca koran yang tersedia di bangku tunggu tempat pangkas rambut Mustika Raja itu. Kening Linn berkerut tak mengerti, membaca sebuah iklan berita kehilangan anjing yang dipasang di koran tersebut. Heran aja, emang anjing bisa baca? Pikir Linn.

Bersambung...

Banyak Manfaat Menabung Haji di Bank Syariah

Bagi umat muslim, menunaikan ibadah haji adalah suatu kewajiban yang patut dipenuhi bagi yang mampu. Maka dari itu, banyak umat muslim mencoba mewujudkan hal ini. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat mewujudkan ibadah haji. Salah satunya adalah dengan membuka tabungan setoran haji di bank syariah.

Membuka tabungan haji di bank memang jauh lebih aman dan terarah dibanding jika melakukannya di tempat lain. Sesuai namanya, bank syariah menerapkan system syariah dalam pengelolaan bank sehingga diharapkan lebih berkah bagi semua pihak. Tak hanya tabungan syariah, banyak produk lain juga yang dimiliki bank ini seperti multiguna syariah. Tabungan tersebut juga cocok untuk tabungan rencana di masa depan.

Foto kantor cabang Bank Bukopin Syariah Samarinda
Source: Instagram @bukopinsyariah.samarinda

Menabung di bank syariah jauh lebih cocok karena sistem yang diterapkan berbasis ekonomi Islam. Sehingga, systemnya terjamin dan membuat tenang khususnya bagi umat Islam. Yang utama juga adalah dengan tabungan haji ini menjadi cara awal Anda untuk mewujudkan niat beribadah ke tanah suci. Dengan tabungan yang fokus untuk naik haji diharapkan akan mempermudah jalan Anda untuk mewujudkannya.

Apalagi, sekarang bank syariah tersebar di seluruh kota di Indonesia. Sehingga memudahkan Anda untuk membuka tabungan untuk naik haji.

Menabung di bank syariah pun ada banyak keuntungan. Khusus untuk tabungan haji, Anda akan mendapat jaminan porsi haji sehingga niat Anda untuk beribadah ke tanah suci akan lebih mudah terwujud. Selain itu, jika membuka tabungan haji di Bank Syariah Bukopin tidak akan dikenakan biaya administrasi bulanan. Dengan demikian, system tabungan ini lebih menguntungkan bagi Anda.

Bank Syariah Bukopin selama ini banyak menjadi rekomendasi orang-orang yang mencari tabungan ibadah haji terbaik. Tabungan ini memiliki banyak manfaat, fasilitas, dan yang terpenting adanya kepastian keberangkatan haji. Mengenai jumlah setoran awal pun sangat ringan dan setoran lanjutan dapat menyesuaikan kemampuan Anda.

Langsung saja kunjungi Bank Syariah Bukopin sekarang juga. Nikmati beragam fasilitas dan keuntungan spesial yang akan Anda dapatkan dengan menabung di Bank Syariah Bukopin. Luruskan niat dan kuatkan tekad untuk bisa beribadah ke tanah suci. Bank Syariah Bukopin siap menjadi teman yang membantu mewujudkan niat baik Anda untuk beribadah ke tanah suci.

Pengalaman Touring Sekaligus Mudik Dari Lampung Ke Riau Pakai Sepeda Motor

Kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman touring sendirian lintas Sumatera, start dari kota Sukadana, kabupaten Lampung Timur, hingga ke kota Lipatkain, kabupaten Kampar, provinsi Riau menggunakan sepeda motor lewat Jalur Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera, yang saya laksanakan bulan Februari 2020 kemarin. Kebetulan motor yang aku kendarai ialah Yamaha All New R15 atau V3.

Touring Lintas Barat Sumatera Pakai Motor Yamaha R15

Dikatakan touring sebenarnya tidak 100% touring. Soalnya rumah saya dan juga kedua orang tua saya memang berada di Riau, jadi kegiatan turing ini bisa juga dibilang pulang kampung alias mudik. Tapi kalau dibilang mudik, sedikit kurang tepat juga. Pasalnya kalau tujuan utama saya pulkam, pastinya saya akan lebih memilih naik bis atau mobil travel. Tinggal duduk santai di kursi penumpang, nanti dengan sendirinya akan sampai di rumah. Bukan naik motor, yang pastinya akan lebih menguras tenaga dan konsentrasi.

Atau, kalaupun mau pakai motor, pasti trek yang saya ambil bukan jalan lintas barat. Saya akan menempuh jalur lintas tengah atau lintas timur yang jaraknya lebih dekat untuk sampai ke kampung halaman. Cuma sekitar 1000 km. Dengan kondisi jalan yang relatif lebih bersahabat.

Sementara jalur lintas barat yang akan saya lewati ini jauhnya kisaran 1500 km, dengan trek yang turun naik berkelok-kelok tajam di beberapa tempat. Melewati hutan bukit barisan yang sepi, serta tepi-tepi pantai dan juga tebing. Jalan lintas barat juga lebih rawan longsor dan pohon tumbang. Apalagi kegiatan touring sendirian ini saya laksanakan masih dalam suasana musim hujan, sehingga persentase tanah longsor dan pohon tumbang lebih tinggi.

Tapi medan yang berat itu justru yang menjadi motivasi saya memilih mudik via jalur lintas barat. Selain lebih seru, dari hasil saya browsing-browsing di internet, banyak banget pemandangan bagus di sepanjang Jalinbar. Kemudian juga selama ini saya belum pernah lewat lintas barat Sumatera, biasanya kalau kemana-mana lewatnya selalu lintas tengah atau lintas timur. Hal tersebut membuat saya makin semangat, penasaran dan yakin mengambil jalur lintas barat ini untuk mudik ke Riau.

Berhubung ini bukan murni mudik, justru lebih condong ke kegiatan jalan-jalan, saya tidak mematok target harus berapa hari sampai ke rumah. Biasanya sih kalau via lintas Timur atau lintas tengah, 2 hari sudah sampai. Namun karena ini melalui lintas barat yang jaraknya lebih jauh, terus banyak view-view menarik di pinggir jalan, dan motivasi utama saya memang traveling, dapat dipastikan saya akan riding santai-santai saja menikmati perjalanan. Tidak perlu ngebut-ngebut misalnya sampai 158 km/h. Tiap ada destinasi bagus, berhenti, foto-foto. Biarin saja jikalau akan lebih lama sampai ke kampung. Yang penting perjalanan terasa menyenangkan dan berkesan.

Kantor Bupati Pemda kota Sukadana Lampung Timur

Kegiatan touring sendiri dengan sepeda motor ini saya awali dari Sukadana, kabupaten Lamtim atau Lampung Timur. Dan untuk touring edisi hari pertama, planning tujuan saya sampai ke kota Krui, kabupaten Pesbar atau Pesisir Barat dan masih berada di kawasan provinsi Lampung. Berdasarkan Google Map, jaraknya adalah 309 KM.

Daerah-daerah yang akan saya lalui antara lain, Sukadana dan Pekalongan (kab Lampung Timur), Kota Metro, Tegineneng (kab Pesawaran), Natar (kab Lampung Selatan), kota Bandar Lampung, Gedong Tataan (kab Pesawaran), Pringsewu (kab Pringsewu), Kota Agung (Tanggamus), hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Rhino Camp, Bengkunat, Biha dan Krui (kab Pesisir Barat).

Gapura Bambu Selamat Datang ke kabupaten Pringsewu Lampung

Saya berangkat dari Sukadana sekitar jam 7 pagi, tapi harus mampir dulu di kota Metro karena ada sedikit urusan. Lalu bergerak lagi sekitar jam 11 siang. Cuaca saat itu cerah dengan suhu yang lumayan panas hingga ke kota Bandar Lampung.

Namun saat memasuki Gedong Tataan kabupaten Pesawaran, cuaca berubah mendung dan gerimis mulai turun. Dan akhirnya benar-benar hujan pada saat di Pringsewu. Sempat berhenti di rest area Pringsewu, yang terdapat gapura bambu seribu yang melambangkan selamat datang ke kabupaten Pringsewu. Namun hujan tak juga berhenti, akhirnya saya tancap gas menerabas hujan.

Tugu Pringsewu

Hujan sempat reda sesudah melewati Kota Agung. Namun kembali turun deras ketika saya melintasi kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Barisan.

Tapi itu benar-benar menjadi pengalaman yang seru dan walau sedikit menegangkan. Bagaimana tidak, motoran sendirian dalam guyuran hujan deras di tengah hutan yang begitu sepi sejauh berpuluh-puluh kilo, melewati banyak tanjakan dan turunan serta tikungan-tikungan tajam, tidak ada satupun rumah penduduk, kendaraan yang lewat juga sangat jarang. Ada bekas pohon ambruk. Ada sisa-sisa tanah longsor juga.

Deg-degan juga ngebayangin harus survive seandainya tiba-tiba motor rusak. Rantai putus, kehabisan bensin, ban bocor, spion konslet. Apalagi kalau sampai dihadang begal payudara atau disapa binatang buas. Siapa yang akan menolong? Amit-amit, ya.

Tapi Alhamdulillah selama melintasi lebatnya hutan lindung bukit barisan, perjalanan lancar aman dan sentosa. Cuma sayang, karena hujan jadi gak bisa mampir buat foto-foto di areal Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Padahal rencananya pengen singgah istirahat di Rhino Camp, kabarnya di sana pengunjung jika beruntung bisa menyaksikan bunga terbesar di dunia yaitu bunga Raflesia atau Rafflesia Arnoldi.

Hujan baru benar-benar reda ketika saya sudah mendekati kota Krui. Dari sini, mulai ada pantai-pantai yang terlihat dari jalan lintas Barat. Beberapa pantai di daerah Krui yang tidak jauh dari jalan lintas barat antara lain pantai Rumput Hijau, pantai Melasti, pantai Pase, pantai Tanjung Setia, pantai Mandiri, pantai Labuhan Jukung, dan masih banyak lagi.

Daerah Krui memang terkenal dengan pantai-pantainya yang bagus dan berombak besar. Cukup banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke pantai-pantai di Krui ini untuk bermain selancar. Beberapa kali saya berpapasan dengan bule yang menenteng alat selancar.

Pasca Ashar saya sampai di kota Krui. Berhenti istirahat di sebuah warung kecil pesan teh panas. Dan sambil ngeteh, saya cari penginapan via salah satu aplikasi penginapan yang terpasang di smartphone saya. Alhamdulillah dapat yang cukup murah dan memang sengaja cari yang termurah. Harga kamarnya cuma Rp 69.000. Penginapan yang saya ambil tersebut adalah hotel syariah, yang memang tarifnya lebih ekonomis.

Bahkan mungkin kalau booking sejak jauh hari bakal dapat yang lebih murah lagi. Tapi saya sengaja pesan di hari yang sama dan ketika sudah mendekati lokasi hotel. Soalnya kalau pesan dari hari-hari sebelumnya, takutnya acara touring saya ini batal. Atau kalaupun acaranya jadi, tapi akibat adanya hal-hal tak terduga, saya tidak bisa sampai ke kota di mana hotelnya sudah terlanjur saya booking. Kalau sudah demikian, tentunya saya harus ribet cancel pesanan dan juga refund pembayaran lagi.

Dan Alhamdulillah walaupun harga kamarnya murah, namun fasilitas yang tersedia cukup memuaskan. Kamar tidur dan kamar mandi bersih, ada AC, TV dan juga free WiFi. Diberikan peralatan mandi berupa odol, sikat gigi, sabun+shampoo. Cuma handuknya sudah sedikit usang, kelihatannya sudah lama banget umurnya, namun tetap bersih dan wangi. Kemudian di toiletnya yang disediakan bukan WC duduk, melainkan WC nongkrong. Tapi tidak menjadi persoalan, soalnya saya justru lebih menyukai WC model seperti itu.

Touring ke Pantai Labuhan Jukung Krui Kabupaten Pesisir Barat Lampung

Setelah meletakkan barang-barang bawaan di hotel, udah gitu mandi dan rebahan sejenak, saya keluar jalan-jalan sore di sekitar kota Krui. Mendatangi pantai Labuhan Jukung yang merupakan destinasi wisata terkenal yang berada di kota Krui. Pengunjungnya cukup banyak sore itu. Sayang banget cuacanya mendung, sehingga tidak ada warna jingga di ufuk barat ketika sang surya tenggelam. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi rasa senang saya bisa mengunjungi pantai Labuhan Jukung.

Kira-kira jam delapan malam saya baru kembali ke hotel. Sebab selain main ke pantai, saya juga muter-muter mencoba beberapa kuliner di kota Krui untuk makan malam. Tidak beberapa sih, soalnya cuma makan pecel lele sama ngopi di salah satu warkop di sudut kota Krui. Pecel lelenya sih B aja soalnya di daerah lain juga berjibun, tapi untuk kopinya benar-benar mantap banget! Kopi Lampung asli.

Tidak banyak foto yang saya ambil dalam road trip Lampung - Riau hari pertama. Hujan yang seringkali turun, membuat saya tidak tenang untuk sering-sering mengeluarkan kamera. Tapi untungnya cukup banyak video yang saya hasilkan selama riding hari kesatu ini. Karena untuk video, saya menggunakan kamera aksi GoPro Hero 8 yang sangat aman buat digunakan pada saat hujan.

Apabila teman-teman ingin menyaksikan bagaimana serunya kegiatan solo touring saya tersebut, bisa menonton videonya di bawah ini:


Seperti itulah pengalaman saya di hari pertama mudik sekaligus touring sendirian pakai sepeda motor melewati jalan lintas barat Sumatera atau Jalinbar. Untuk cerita solo touring di hari kedua, akan saya tulis di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah membaca, semoga menghibur syukur-syukur bisa menginspirasi.

Ingin Bebas Finansial? Ini Tips Mengatur Keuangan yang Patut Anda Coba

Mengatur keuangan bisa dibilang susah-susah gampang. Oleh karena itu agar Anda bisa merasakan bebas finansial tanpa ada tanggungan hutang apapun, maka tips mengatur keuangan dengan baik tentu harus dilakukan. Saat ini Anda sudah bisa mencari berbagai tips menarik seputar keuangan melalui website atau langsung berguru kepada pakarnya.

uang kertas dan logam


Cara Mengelola Keuangan yang Tepat

Tahukah Anda jika mengatur keuangan sama saja mempelajari agar biaya pemasukan dan pengeluaran dapat berlangsung dengan seimbang. Untuk bisa menyeimbangkannya, maka Anda perlu mengetahui secara detail berbagai pengeluaran yang akan dilakukan mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

Jika saat ini Anda masih kesulitan dalam mengatur keuangan, ini dia cara mengatur keuangan dengan baik yang bisa Anda ikuti:


1. Atur Gaji dengan Prinsip 50-20-30


Untuk bisa terbebas dari beban finansial dan arus keuangan bisa berjalan dengan baik, maka Anda bisa mencoba mengatur gaji dengan menggunakan konsep 50-20-30. Bagaimana maksudnya? Maksudnya, jika Anda sudah mendapatkan gaji, maka alokasikan 50% untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan tagihan, 20% untuk tabungan dan dana darurat, serta 30% untuk dana hiburan.


2. Persiapkan Dana Pensiun Sejak Dini


Walaupun kebanyakan orang berfikir bahwa gaji hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sekarang, maka mulai rubahlah fikiran Anda dan mulai persiapkan dana pensiun sejak dini. Anda bisa mulai mempersiapkan dana pensiun dengan mengalokasikan 10% dari gaji atau pendapatan.


3. Lunasi Hutang Segera


Dibandingkan dengan menambah tingkatan gaya hidup, cara paling baik untuk mengatur keuangan adalah melunasi hutang dengan segera. Jangan tergiur dengan berbagai barang cicilan yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Dibandingkan dengan itu, fokuslah untuk mulai melunasi berbagai jenis hutang yang Anda punya dengan tepat waktu. Jika sudah mulai dicicil dan dibayar, maka Anda sudah bisa mulai mengendalikan arus keuangan.


Pengeluaran yang banyak tentu bisa menambah beban finansial. Untuk bisa mengatur keuangan dengan baik, maka Anda harus mulai melakukan penghematan pengeluaran salah satunya pulsa. Untuk bisa melakukan berbagai transaksi pulsa dengan lebih hemat dan cepat, Anda bisa mengunjungi website https://www.smartfren.com/id/shop/entertainment/Other.

Fungsi Uji Load pada Genset

Dalam penggunaan sehari-hari, listrik merupakan salah satu yang paling banyak dipakai setiap saat. Listrik sendiri memang sudah sangat membantu segala aktivitas ditambah dengan zaman yang nampaknya saat ini sudah semakin maju dan dipenuhi oleh berbagai alat canggih. Maka tak heran peran listrik disini amat sangat penting untuk kelangsungan hidup semua orang.

Salah satu yang tak boleh lepas dari penggunaan listrik ini adalah genset. Yap, genset sendiri merupakan salah satu sumber cadangan listrik yang banyak digunakan ketika listrik sedang mati. Hadirnya genset ini sangat penting, apalagi jika di gedung perkantoran dan perusahaan yang membutuhkan listrik dalam jumlah yang relatif lebih besar dari biasanya.

Uji Load pada Genset
Source: sewatama.com

Namun, sebelum genset ini dijual bebas benda ini pun sudah melewati serangkaian proses test atau pengujian. Salah satu yang sangat berpengaruh adalah proses test load pada genset itu sendiri ketika diproduksi. Yap, proses ini tergolong sangat penting karena akan menentukan kekuatan dan ketahanan dari genset yang nantinya akan dipakai sebagai sumber listrik.

Test load genset ini adalah sebuah pengujian dimana genset akan di test mulai dari ketahanan hingga kekuatannya untuk menahan arus listrik. Fungsi utama dari test ini adalah untuk mengoptimalkan kekuatan genset sebagai sumber penyuplai listrik, sekaligus mengetahui berbagai kemungkinan masalah yang dapat hadir dari pemakaian genset ini.

Selain itu, test load ini juga berfungsi untuk mengondusifkan sisa pengeluaran dari genset. Dengan begini, genset pun akan lebih ramah lingkungan. Jika Anda ingin memiliki genset yang sudah menjalani serangkaian test load seperti ini dan terjamin kualitasnya serta cocok dipakai untuk gedung perkantoran, maka bisa Anda dapatkan dengan mudah di Sewatama sekarang juga.

Sewatama menyediakan genset berkualitas tinggi dan harga terjangkau. Apalagi, genset pun juga telah menjalani test load yang cukup ketat. Sehingga, performa genset yang Anda beli dari Sewatama dijamin akan sangat mumpuni dan tahan lama. Untuk informasi selengkapnya, dapat Anda lihat dengan mengunjungi website di https://sewatama.com/id/ sekarang juga.

Sektor Investasi Prospektif di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Tidak berapa lama selang terpilihnya Jokowi pada bulan Oktober 2019 lalu, pergerakan IHSG mulai meningkat perlahan namun pasti, yang menunjukkan bahwa ada kepercayaan pasar terhadap periode kedua pemerintahannya. Di periode kedua ini, Jokowi pun menekankan tiga kata kunci yang diucap berulang kali saat pidato ke pemilihannya, yakni pembangunan, ekonomi, dan lapangan kerja.

Beberapa sektor pun terdampak positif diprediksi menjadi sektor yang potensial di masa kepemimpinan ke-2 kedepannya, antara lain sektor perbankan, infrastruktur, konsumer, manufaktur, serta industri dasar. Terutama infrastruktur, pembangunannya akan terus digenjot untuk dapat menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berujung pada terciptanya konektivitas baik secara fisik maupun non fisik.


Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan infrastruktur dan pembangunan konektivitas fisik ini juga meliputi akses pendidikan, pembangunan sekolah dan sistem pendidikan, bahkan hingga ke konektivitas internet optik dan edukasi berbasis digital.

Dicanangkannya rencana Omnibus Law, yang akan difinalisasi kurang lebih tiga bulan ke depan, memprioritaskan kemudahan regulasi dan birokrasi untuk aliran investasi juga mempengaruhi iklim investasi di dalam negeri yang mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Dari sektor ekspor impor pun, berbagai UKM dan bisnis dalam negeri pun terus didorong oleh pemerintah untuk meningkatkan daya saing ekspornya guna membatasi masuknya barang-barang dari luar negeri atau impor.

Khususnya, sektor perikanan dan hasil budidaya laut ditargetkan menjadi unggulan Indonesia dalam ekspor komoditi ke negara-negara lain. Pemerintah pun mulai menetapkan strategi “jualan” ke negara-negara asing di tiap kesempatan diplomatik di luar negeri.

Diyakini, kegiatan berinvestasi di periode kedua pemerintahan Jokowi ini akan lebih menjanjikan dan lebih mudah karena pemerintah semakin membuka lebar peluang-peluang kerjasama investasi melalui berbagai proyek pembangunan. Geliat pembangunan Indonesia ini pun akan berpengaruh pada geliat Rupiah yang akan menguat untuk bersaing dengan valuta asing (valas) yang kuat lainnya seperti Dolar di pasar valas.

Maka, pastikan untuk menggunakan layanan yang dapat mengakomodasi kegiatan investasi valas mu secara online yang mudah, cepat, dan praktis. Salah satu layanan yang bisa membantu transaksi mu dihadirkan oleh digibank melalui fitur layanan digibank transfer valas sebagai inovasi Aplikasi digibank by DBS.

Kenyamanan untuk melakukan remittance kapan saja di mana saja adalah prioritas digibank by DBS yang berikan akses 24/7 tanpa harus ke cabang untuk mudahkan segala aktivitas transfer valas. Selain itu dengan gratis biaya transfer ke lebih dari 20 negara, siapapun bebas melakukan transfer valas ke mana saja jauh lebih ringan dan luas.

Apapun kebutuhannya, selalu gunakan digibank transfer valas yang memberikan nilai tukar valas yang kompetitif dengan FX Rate yang terkini dan juara, dan tak perlu khawatir proses transaksi terhambat karena transaksi akan berjalan dalam waktu singkat dan sampai di hari yang sama.

Caranya gampang, masuk ke Aplikasi digibank by DBS, pilih “Transfer” lalu klik “Transaksi Valas”, kemudian klik “Tambah Penerima” dan ikuti petunjuk selanjutnya. Pilih negara yang dituju, pilih mata uang, lalu pilih bank dan masukkan detail penerimanya. Masukkan nominal yang akan dikirim lalu klik “Lanjut” dan selesaikan transaksi mu.

Tunggu apa lagi? Segera manfaatkan fitur layanan digibank transfer valas secara optimal sebagai pilihan cermat bertransaksi valas untuk kebutuhan investasi yang menguntungkan di masa depan. Transaksi valas ke siapa saja, kapan saja, dan di mana saja jadi lebih mudah, cepat, dan praktis!