Cara Membuat dan Mencetak Sendiri Kartu Digital BPJS Ketenagakerjaan Ternyata Gampang Banget!

Pembahasan kali ini tentang bagaimana cara membuat kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, kemudian juga mencetaknya menjadi kartu fisik dalam bentuk kertas. Penting banget bagi setiap peserta Jamsostek untuk memiliki kartu elektronik BPJS TK ini, sebab meskipun hanya berbentuk digital, tapi fungsi, kegunaan, serta kedudukan sama banget dengan kartu asli yang diterbitkan kantor BPJSTK.

Bermodal kartu digital tersebut, kamu tidak perlu lagi menunjukkan kartu fisik untuk beberapa keperluan misalnya untuk mendapatkan diskon khusus di merchant-merchant yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kan terkadang di aplikasi BPJSTKu ada info tentang tempat perbelanjaan, restoran, penginapan, wahana permainan dan lain sebagainya yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Bentuk kerjasamanya berupa pemberian diskon khusus bagi peserta BPJS TK dengan syarat menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan saat bertransaksi. Nah, dengan hadirnya layanan kartu online BPJSTK ini, kamu nggak perlu lagi capek-capek menunjukkan kartu fisik. Cukup buka aplikasi BPJSTKu di smartphone kamu, lalu tunjukkan kartu digitalnya.

Contoh hasil cetak kartu digital BPJS Ketenagakerjaan


Kartu BPJS Ketenagakerjaan versi digital ini bisa diakses kapan saja melalui aplikasi mobile BPJSTKU, SIPP Online dan website BPJSTKU personal pervices, sehingga tidak perlu takut kartu hilang atau rusak. Di dalamnya sudah mencakup semua program yang ada meliputi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). Kartu elektronik BPJS TK ini juga sudah dilengkapi teknologi QR Code, sehinggga keamanan data peserta benar-benar terjaga dengan baik.

Dan yang tak kalah penting, karena fungsinya sama persis dengan kartu aslinya, kartu digital BPJS Ketenagakerjaan ini juga bisa digunakan untuk mengurus pencairan dana JHT. Tapi tentunya harus diprint atau dicetak dulu ke dalam bentuk kertas, untuk kemudian digabungkan bersama berkas-berkas persyaratan pencairan uang JHT yang lainnya. Pastinya ini menjadi kabar yang sangat menyenangkan bagi peserta BPJS TK yang kartu kepesertaannya hilang atau rusak. Dengan adanya layanan kartu elektronik tersebut, peserta tidak perlu lagi repot-repot membuat surat kehilangan dari kepolisian. Tinggal mencetak sendiri dari kartu digital BPJS Ketenagakerjaan yang terdapat aplikasi BPJSTKu.

Tapi sebelum mencetaknya, kamu harus bisa mengakses kartu elektronik BPJS Ketenagakerjaan milik kamu yang terdapat di BPJSTKU Apk terlebih dahulu. Dan untuk bisa mengaksesnya, tentu smartphone kamu harus dipasangi aplikasinya, serta memiliki akun sendiri agar bisa membuka aplikasinya. Dan tidak perlu kuatir, semua proses tersebut sangat mudah dan tak butuh waktu yang lama. Berikut ini tutorial lengkapnya. Cekidot!

1. Unduh aplikasi BPJSTKU di Google Playstore untuk yang menggunakan smartphone android, sementara jika kamu pengguna iPhone silahkan download aplikasinya di App Store.

2. Setelah aplikasi BPJSTKu terpasang di smartphone kamu, silahkan buka untuk proses registrasi.

3. Klik PENDAFTARAN PENGGUNA BPJSTKU. Atau boleh juga langsung klik LOGIN, kemudian pilih Buat Akun Baru.

4. Masukkan alamat email pribadi aktif.

5. Periksa kotak masuk e-mail kamu, akan ada pesan dari BPJS Ketenagakerjaan berisi 6 angka kode verifikasi.

7. Balik lagi ke aplikasi, lalu masukkan kode verifikasi yang didapat dari email tadi.

8. Karena status kamu bekerja di perusahaan, Pilih Jenis Kepesertaan PU (Penerima Upah).

9. Berturut-turut masukkan nama lengkap, tanggal lahir dan NIK sesuai dengan yang tercantum di KTP elektronik kamu.

10. Submit nomor referenai atau no kartu BPJS Ketenagakerjaan milikmu.

11. Masukkan nomor hp kamu yang aktif.

12. Cek kotak masuk SMS, akan ada kiriman kode verifikasi dari BPJSTK.

13. Masukkan kode verifikasi yang dikirim via SMS.

14. Buat kata sandi untuk akun BPJS Ketenagakerjaan kamu minimal delapan karakter.

15. Di halaman utama aplikasi BPJSTKu, tekan menu KARTU DIGITAL.

16. Klik gambar kartu BPJS Ketenagakerjaan.

17. Cocol sekali lagi gambar kartunya.

Foto kartu digital BPJS Ketenagakerjaan di aplikasi BPJSTKU


Dan terpampang nyata di layar smartphone kamu gambar kartu BPJS Ketenagakerjaan. Ya, itulah yang dinamakan kartu digital BPJS TK. Sampai di sini berarti kamu sudah sukses membuat kartu digital BPJS Ketenagakerjaan. Sekarang tinggal bagaimana cara mencetak kartu digital tersebut menjadi kartu fisik, supaya bisa digunakan sebagai berkas persyaratan klaim uang JHT.

Cara mencetaknya adalah, ketika kartu digital dalam posisi terbuka seperti gambar di atas, terlihat di bagian bawahnya ada dua pilihan yang tersedia. Apakah kartu digitalnya ingin dikirim ke email kamu, atau langsung disimpan di galeri.

Jika ingin dikirim ke email, klik saja Kirim Ke Email. Kemudian lihat kotak masuk email kamu. Biasanya gak pake lama kartu digital milik kamu tersebut sudah terkirim ke email. Nah, kartu digital tersebut bisa kamu unduh dan disimpen di galeri terlebih dahulu untuk kemudian nantinya diprint. Atau kalau smartphone kamu terhubung dengan alat printer, bisa langsung klik tombol 'cetak' yang terdapat di pesan masuk dari BPJS Ketenagakerjaan tadi.

Dan jika kamu lebih memilih ingin menyimpan kartu digitalnya terlebih dahulu ke galeri, silahkan kamu pilih Simpan Ke Galeri. Kalau sudah berada di galeri, tinggal diprint sendiri jika kamu punya printer sendiri di rumah. Kalau nggak punya, bisa ke tukang fotokopi, warnet, toko komputer, rental komputer, studio foto, dan tempat-tempat lainnya yang menyediakan jasa percetakan. Untuk pencetakannya gunakan kertas HVS atau kertas foto dan wajib dicetak pakai tinta berwarna. Lalu gunting sesuai ukuran kartu BPJS Ketenagakerjaan yang asli. Dan boleh juga dilaminating biar terlihat lebih keren dan rapi seperti contoh pada gambar pertama artikel ini. Tapi kalaupun gak dilaminating juga gak jadi persoalan, tetap berlaku untuk mengurus pencairan saldo JHT.

Cara bikin kartu digital BPJS Ketenagakerjaan memang terbilang cukup gampang dengan satu syarat kamu tahu no referensi atau nomor kartu kepesertaan kamu. Yang jadi kendala adalah bagi kamu kehilangan kartu Jamsostek/BPJS TK tapi tidak ingat dengan nomer kartunya. Ini yang sulit. Mau tidak mau memang harus mencari tahu no KPJ-nya dulu.

Cara mengetahui no KPJ bisa dengan mendatangi PT tempat kamu dulu bekerja. Tanyakan ke HRD perusahaan. Barangkali masih menyimpan data-data kepesertaan Jamsostek para mantan karyawannya. Atau kalau nggak mau lagi berurusan dengan bekas tempat kerja kamu tersebut, langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah datang langsung ke kantor cabang BPJS ketenagakerjaan terdekat dengan membawa berkas berupa KTP elektronik, KK (Kartu Keluarga), dan paklaring atau surat pengalaman kerja dari perusahaan. Nanti pihak BPJSTK akan melacak kepesertaan kamu dan pasti akan ketemu no KPJ kamu.


Cetak kartu digital ini juga bisa dilakukan oleh pekerja yang sudah menjadi peserta BPJS TK, namun belum juga mendapatkan kartu kepesertaannya. Caranya sama, tanyakan ke kantor perusahaan kamu bekerja mengenai berapa nomor referensi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kamu. Kalau no-nya sudah didapat, tinggal membuat kartu digitalnya sesuai petunjuk telah dibeberkan di atas.

Demikianlah tata cara bikin kartu digital BPJS Ketenagakerjaan di aplikasi BPJSTKu, lalu mencetaknya menjadi kartu fisik untuk menggantikan kartu asli yang hilang ataupun rusak. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang sedang membutuhkan tutorial tersebut.

Penggemar Manchester United kalau pas lagi sering menang.

Jangan Lewatkan

1 komentar:

Silakan berkomentar dengan tertib dan sopan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku.