Wattpad Versi Premium, Alternatif Buat Kamu Yang Ingin Tampilan Tanpa Iklan

Baru-baru ini setiap membuka beranda Wattpad, selalu ada tombol pemberitahuan Go Premium berupa tulisan putih dengan latar berwarna biru. Sangat mencolok dengan warna Wattpad sendiri yang didominasi oranye lembut. Aku yakin bukan cuma aku yang penasaran dan akhirnya klik tulisan tersebut.

Sesuai dengan kecurigaanku sejak pertama melihatnya, bahwa Wattpad juga telah meluncurkan versi berbayar seperti beberapa aplikasi android lainnya. Dan memang benar, tombol Go Premium itu merupakan ajakan untuk mencoba Wattpad non gratisan, yang ternyata telah dirilis sejak 24 Oktober 2017 lalu.

Tammpilan Wattpad versi Premium berwarna biru
Source: premium.wattpad.com
Lalu apa bedanya antara Wattpad premium dengan yang free version?

Dari yang aku lihat, perbedaan yang sangat jelas terdapat pada warna tampilannya. Jika Wattpad gratisan yang selama ini kita kenal berwarna jingga (orange), maka Wattpad Premium tampil beda dengan tema warna biru muda.

Dengan begitu, kayaknya nanti istilah 'dunia orange' nggak bakalan cocok lagi digunakan di Wattpad Premium version. Soalnya sudah beda warna. Padahal istilah tersebut sangat populer di kalangan pengguna Wattpad Indonesia. Mungkin akan berganti dengan istileh 'dunia blue'. Hehe.

Perbedaan selanjutnya ada pada kelebihan-kelebihan yang dimiliki Wattpad Premium.

Salah satu keunggulan Wattpad Premium adalah bersih dari iklan. Jadi cara menghilangkan iklan di Wattpad adalah dengan menggunakan yang versi Premium. Saat pengguna Wattpad Premium membuka aplikasi, mereka tidak akan diganggu oleh adanya iklan. Halaman sepenuhnya akan berisi cerita dan hal-hal yang berkaitan dengan cerita. Tidak ada iklan sama sekali. Sehingga bisa fokus membaca dan tidak perlu repot skip-skip iklan.

Keunggulan lain dari Wattpad Premium adalah tersedianya beberapa pilihan tema tampilan. Jadi tampilannya bisa diubah-ubah sesuai keinginan dan ketersediaan.

Itulah beberapa keunggulan Wattpad Premium. Selain dari yang sudah disebutkan itu, sampai saat ini tidak ada lagi perbedaannya. Entah nanti kalau aplikasi ini mengalami pengembangan lagi.

Lalu, berapa sih biaya menggunakan Wattpad Premium?

Jika berminat menggunakan Wattpad berbayar, teman-teman bisa memilih salah satu dari dua penawaran yang ditawarkan. Mau yang bulanan atau per tahun.

Wattpad go Premium

Untuk yang bulanan biayanya sebesar $ 5,99, yang kalau dirupiahkan sekitar Rp 80.000 per bulan. Sementara buat yang ingin langsung bayar setahun tarifnya adalah $ 59.99. Kira-kira Rp 811.000 per tahun.
Cara daftar atau menggunakan Wattpad Premium sangat mudah. Tinggal klik tombol bertuliskan Go Premium. Lalu pilih layanannya, mau yang per bulan atau per tahun. Sistem pembayarannya bisa melalui kartu kredit dan kartu debit, bisa juga dibayar menggunakan pulsa, dan juga dibayar tunai di Indomaret.

Berminat beralih ke Wattpad versi Premium?

Cari Peluang Usaha? Ini Ada Pelatihan Cara Membuat Sterno Dengan Jaminan Sampai Bisa

Tutorial cara membuat Sterno memang sudah ada di internet walau tidak banyak, baik tutorial secara tertulis di blog maupun tutorial dalam bentuk video di YouTube. Tapi setelah kami perhatikan dan pelajari, tutorial yang beredar di internet itu hanyalah panduan sederhana, bahan-bahan bakunya sangat tidak lengkap, sehingga akan menghasilkan Sterno yang kurang berkualitas. Tidak seperti Sterno yang diperjualbelikan di pertokoan yang mutunya memang benar-benar bagus!

Tapi sebelumnya sudah tahu belum apa itu Sterno?

Mungkin banyak yang belum tahu Sterno bahkan mendengar saja baru kali ini. Wajar jika banyak yang masih asing dengan nama itu. Sebab Sterno memang belum begitu populer meski semakin hari semakin banyak yang menggunakannya.

Produk Sterno

Tapi kalau spirtus pasti banyak yang sudah tahu kan?

Sterno dan spirtus bisa dibilang masih bersaudara. Sterno adalah spirtus dalam versi padat. Selama ini mungkin yang kita kenal hanyalah spirtus yang berbentuk cairan. Nah kalau Sterno ini berbentuk padat, gel/jelly dan juga fasta yang dikemas dalam kaleng.

Manfaat atau kegunaan Sterno adalah untuk memasak dan memanaskan makanan secara praktis dan efisien. Bagaimana tidak praktis, kalau cuma bermodalkan kaleng Sterno, tanpa perlu kompor, tabung gas apalagi kayu bakar?

Selain praktis, banyak lagi kelebihan menggunakan Sterno, yang membuatnya akhir-akhir ini semakin digemari masyarakat.
  • Karena dikemas dalam kaleng, Sterno sangat ringan dan mudah dibawa kemana-mana.
  • Hemat. Bisa digunakan berulang kali. Satu kaleng Sterno berdiameter 7,5 cm, tinggi 5,5 cm dengan berat 150 gram, bisa digunakan hingga 3 jam.
  • Api berwarna biru dan menghasilkan panas yang tinggi.
  • Tidak menguap dan juga tidak mencair.
  • Dengan kemasan kaleng yang tertutup rapat, Sterno tidak akan tumpah, sehingga sangat aman misalnya diletakkan di dalam tas.
  • Tidak mengeluarkan asap, dan dengan nyala api biru, tentunya tidak akan menghitamkan peralatan masak.
  • Tidak berbau menyengat, sehingga tidak akan merusak rasa makanan.
Cara menggunakan Sterno juga sangat mudah dan praktis. Tinggal buka tutup kalengnya, lalu nyalakan dengan korek api, Sterno sudah siap digunakan. Kalau ingin mamatikan cukup tutup kembali kalengnya, maka api otomatis akan padam. Tidak perlu ditiup, karena itu bukan lilin happy birthday.

Dengan banyaknya manfaat Sterno seperti yang telah dijelaskan di atas, diperkirakan di tahun-tahun mendatang pengguna Sterno akan semakin merajalela. Apalagi di zaman modern sekarang ini, di mana masyarakatnya yang mudah beralih menggunakan peralatan yang lebih praktis, produksi Sterno bisa menjadi peluang usaha dan lahan bisnis yang sangat menjanjikan.

Nyala api Sterno berwarna biru

Kalaupun sekarang belum banyak yang menggunakan, itu bukan karena tidak mau, tapi mereka belum tahu dan belum kenal dengan Sterno. Selain karena memang produk Sterno yang belum beredar luas di pasaran.

Dulu Sterno lebih banyak digunakan di hotel-hotel berbintang dan restoran-restoran mewah untuk menghangatkan makanan yang akan disajikan kepada para pengunjungnya. Tapi seiring dengan semakin terkenalnya Sterno, banyak kalangan lain yang sudah mulai menggunakannya. Misalnya:
  • Pengusaha katering. Saat dapat orderan menyajikan makanan di suatu acara, tentu sangat repot jika harus membawa-bawa kompor gas beserta tabung gasnya.
  • Sangat cocok bagi yang hobi traveling, kemping, naik gunung, penjelajah hutan dan pramuka. Sterno lebih ringkas dan ringan dibanding membawa kompor lapangan beserta gas portabelnya itu.
  • Orang-orang yang suka mengadakan garden party. Pesta akan terlihat lebih rapi, tidak terganggu oleh pemandangan onggokan kompor dan tabung gas.
  • Anak kost. Karena tidak berasap dan tidak berbau, bisa digunakan untuk masak dalam kamar.
  • Buat yang perjalanan jauh tapi nggak suka mampir di warung. Bisa berhenti di pinggir jalan menyalakan Sterno, bikin kopi atau mie rebus, atau sekedar menghangatkan bekal makanan yang dibawa dari rumah. 
  • Ibu-ibu rumah tangga. Untuk antisipasi jika gas elpiji langka.
  • Gerilyawan perang yang harus sering bersembunyi di hutan.
  • Dan lain-lain.

Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa peluang pasar Sterno benar-benar besar dan terbuka lebar. Jika Anda mengerti caranya membuat Sterno, jangan sia-siakan ilmu Anda tersebut. Mumpung belum booming dan belum banyak yang memproduksinya. Terutama kalau di daerah Anda belum ada industri Sterno, ini merupakan kesempatan emas untuk menjadi produsen ataupun home industri Sterno pertama di daerah anda. Sekaligus bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia bahkan mancanegara melalui dunia online.

Atau sebenarnya Anda ingin wira usaha pembuatan Sterno tapi tidak tahu resepnya?

Kalau benar demikian tidak usah khawatir.

Kami menawarkan jasa pelatihan membuat Sterno dengan garansi sampai bisa! Istilahnya kami jual resep Sterno gitulah. Dan yang kami jual adalah resep Sterno dengan racikan rahasia yang tidak diketahui umum. Bukan seperti tutorial-tutorial yang beredar di internet. Resep yang akan kami berikan telah melewati penelitian dan berbagai percobaan di laboratorium, sehingga akan menghasilkan produk Sterno kualitas unggul, sehingga nantinya konsumen tidak kecewa dengan produk Sterno anda.

Berminat?

Jika iya, untuk kursus wira usaha membuat Sterno  ini kami hanya mematok biaya sebesar Rp 55 juta (nego tipis).

Kalau dilihat dari sisi sebuah peluang usaha yang begitu menjanjikan, mahar sebesar itu tidaklah mahal. Apalagi resep Sterno yang nanti kami ajarkan dijamin akan menghasilkan Sterno berkualitas bagus, setara Sterno produksi perusahaan-perusahaan luar negeri, karena kami memang sudah bertahun-tahun bekerja di industri Sterno.

Selain itu, kami akan melatih Anda secara mendetail, tahap demi tahap sampai Anda bisa. Sampai Anda mahir memproduksi Sterno sendiri dalam jumlah besar. Setelah itu kami juga akan mempersilakan Anda jika ingin berkonsultasi setiap saat tanpa dipungut biaya lagi.

Kami sudah berpengalaman bertahun-tahun memproduksi Sterno. Dan juga sudah beberapa kali mengadakan pelatihan seperti ini. Pelatihan dilakukan secara langsung tatap muka mulai dari teori hingga praktek. Tempat pelatihan boleh dilakukan di rumah Anda. Kami siap datang.

Bagi calon pengusaha ataupun UKM (Usaha Kecil Menengah) yang berminat menggunakan jasa pelatihan kami, serta untuk informasi lebih lanjut, silakan saja hubungi kami via SMS, Telepon maupun WhatsApp di nomor 0856 4598 3536.

Saat ini kami beralamat di kota Surabaya. Tapi kami siap diundang untuk mengadakan pelatihan di seluruh wilayah Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Itu.

Terima kasih sudah membaca informasi ini. Dan kami tunggu undangan pelatihan dari Anda semua. Salam.

Kata Mereka Tentang Novel Zuck Linn

Sejak pertama kali diterbitkan di Wattpad dan bisa dilihat oleh khalayak sepi, novel komedi Zuck Linn telah dibaca ratusan ribu kali dan menuai beragam komentar dari para netijen. Baik komentar miring maupun komentar lurus. Mulai dari yang ngasih kritik pedas, kritik manis, namun sayang nggak ada yang ngasih kripik maicih. Hiks.

Tapi terserah seperti apapun komentarnya, sepanjang tidak melanggar Pancasila dan UUD 45, penulis akan legowo menerimanya. Terima kasih buat yang memuji-muji, terima kasih juga buat yang memaki-maki. Pastinya merupakan sebuah kebanggan, ada orang-orang yang rela menyisihkan waktu berharganya demi membaca dan memberi tanggapan novel Zuck & Linn. Semua pendapat dari pembaca nantinya akan author jadikan bahan evolusi, agar ke depannya cerita Zuck Linn semakin sip. Eh tadi itu yang bener evolusi atau evaluasi sih? Jadi amnesia gini. Duh!
Baca Juga: Istilah-istilah yang Populer di Wattpad

Tanggapan para pembaca tersebut ada yang ditulis langsung di kolom komentar Wattpad, dikatakan blak-blakkan di hadapan penulis, disampaikan lewat tetangga, diomongin di belakang, ada yang melaui pesan Facebook, via email, Friendster, merpati pos dan lain sebagainya. Dan mereka yang urun komentar itu datang dari berbagai kalangan dan latarbelakang. Mulai dari pramugari, wartawan, pemerhati lingkungan hidup, pekerja bangunan hingga kaum jomblo.

Dari semua komentar yang masuk, ZUCKICI.COM telah memilih secara acak dan hasilnya bisa teman-teman baca di bawah ini. Tapi sebelumnya mohon maaf jika ada kesamaan nama, umur serta nasib, semuanya itu hanyalah kesengajaan yang dibuat seolah-olah tidak disengaja. Dan tolong jangan bersakwasangka kalau komentar-komentar ini merupakan endorsment.


"Ngakak terus baca novel ini kayak kaburan RSJ. Bikin awet muda. Gara-gara sering baca novel Zuck Linn ini aku jadi kelihatan lebih muda 1 detik." - Susi Ambarawati, 31 tahun, pemilik konter jual beli kalkulator seken.


"Genre humor terbaik dan tergokil di Wattpad tahun 2017 ini. Bikin ngakak online! Biar semakin banyak yang baca, novel ini harusnya diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa tumbuhan." - Ali Badai, 25 tahun, pimred majalah sobek.


"Ceritanya ndak cuma lucu dan romantis, tapi juga mengenyangkan. Kemarin sambil baca novel ini, aku iseng-iseng makan dua piring nasi goreng, lhadalah aku kok bisa merasa kenyang. Luar biasa to? Padahal cuma baca satu part!" - Feddrik Cahyono, 57 tahun, yatim piatu.


"Novel Zuck Linn ini sepertinya super duper best seller saking lucunya. Soalnya setiap mau beli di toko bangunan, pasti sudah nggak ada!" - Aripin, 18 tahun, buruh bangunan & pernah mengalami over dosis micin.


"... ...... .... .... .... ........ " -Limbad.



"Ceritanya bikin baper banget, apalagi pas adegan Zuck sama Linn kenalan di halte sambil nunggu hujan reda. Aku jadi teringat mantan aku. Dulu aku sama mantan juga kenalan di halte pas hujan deras, terus tiba-tiba mantanku disambar petir. Mati gosong." - Surti, 24 tahun, pramugari pesawat tempur.


"Wapik tenan pokok e. Wis ngono wae." -Mbah Bejan, 78 tahun, tuna aksara.


"Saya sangat mengapresiasi langkah saudara penulis novel Zuck Linn yang lebih memilih mempublikasikan karya emasnya di aplikasi Wattpad, dibanding harus menerbitkan dalam bentuk buku. Kalau dicetak menjadi buku, pasti akan menghabiskan kertas. Sementara kita semua tahu kertas dibuat dari batang pohon. Untuk membuat kertas berarti harus menebang hutan. Menebang pohon, berarti merusak habitat asli kuntilanak." - Mandhon, 31 tahun, aktivis lingkungan hidup dan anggota tim pemburu hantu.


"Kapan ya novel Zuck Linn dibukukan. Mau beli. Butuh kertasnya buat bungkus cabe." - Mbok Jami, 64 tahun, pedagang pasar tradisional.



"Dari novel Zuck Linn membuat saya tahu, bahwa ternyata ada aktivitas lain yang bisa membuat seseorang cepat tidur selain onani, yaitu membaca novel ini. Asli bikin ngantuk!" - Ario Kamandanu, 33,5 tahun, jomblo lima pemilu.


"Percayalah, nggak rugi baca novel ini. Rugi itu kalau kamu kentut kenceng banget plus bau banget, tapi sendirian." - Sapri Mojo, 34 tahun, ketua umum PGMI (Persatuan Generasi Micin Indonesia)


"หนังสือของ Zuck Linn น่าเกลียดมากผมเสียใจที่อ่านหนังสือเล่มนี้ดีกว่าและตายไปกว่าการอ่านหนังสือเล่มนี้!"- Pimchanok Vijitvongthong, 21 tahun, fans Zuck Linn dari Thailand.


Demikian beberapa komentar dari para komentator yang mengomentari novel Zuck Linn. Kalau rekan-rekan memiliki waktu-waktu yang nggak penting, coba sekali dua kali membaca novel lucu tersebut. Gratis kok. Udah gitu tanpa syarat ketentuan berlaku. Terus bagaimana cara membacanya? Gampang banget!

Silakan mencocol link ini => Novel Komedi Romantis Zuck & Linn

Sebenarnya masih ada trilyunan komentar lainnya yang masuk ke kursi redaksi. Tapi sebaiknya, untuk sementara ini, cukup itu saja yang diungkap ke masyarakat. Baiklah, akhir kata matur thank you sudah membaca postingan ajaib ini. Happy Travelling.

Waspadalah Ketika Mendaki Gunung, Banyak Pendaki yang Tega Membohongi Pendaki Lain

Mendaki gunung hingga ke puncaknya merupakan aktivitas yang membutuhkan rasa sabar. Sabar meniti langkah demi langkah. Sabar ketika jalur pendakian semakin susah. Dan sabar saat sekujur badan mulai didera rasa lelah. Dengan kesabaran, seorang pendaki akan memiliki tekad pantang menyerah dan berjuang untuk terus melanjutkan langkah.

Melihat indahnya sun rise matahari terbit dari puncak gunung

Biasanya, orang-orang yang baru pertama kali mendaki sangat susah mengendalikan rasa sabar itu. Baru beberapa jam mendaki, padahal seperempat jalan saja belum ada, sudah baper bahkan menggerutu-gerutu di dalam hati. Kenapa belum sampai-sampai juga ke puncak?! Udah capek banget gini? Dengkul kayak mau copot! Huft!

Biasanya lagi, para pendaki pemula yang tak sabaran ini, saat berpapasan dengan pendaki yang sedang turun, akan mencegat dan bertanya-tanya:

"Sampai ke puncak berapa jam lagi, Kak?"

"Oh nggak lama lagi kok, palingan setengah jam lagi," jawab pendaki yang turun itu sambil tersenyum.

Alangkah girangnya hati si pendaki pemula mendengar informasi itu. Rasa lelahnya seketika hilang, berganti semangat yang menggebu-gebu. Dan dia segera bergegas melanjutkan pendakian.

Tapi, sudah lebih dua jam berlalu, puncak yang dimaksud belum juga tercapai. Bahkan tanda-tanda akan tiba di puncak pun belum terlihat sama sekali. Akhirnya, saat kembali berpapasan dengan pendaki yang sedang turun, ia bertanya lagi.

"Puncaknya masih jauh, Mas?"

"Dikit lagi. Kira-kira 20 menit lagi. Ayo semangat!" jelas pendaki yang sedang turun itu.

Tapi sekali lagi, puncak yang katanya kira-kira tinggal 20 menit lagi itu, tetap belum terlihat meski sudah hampir dua jam ditempuh. Sampai di sini, si pendaki pemula itu mulai sadar bahwa ia cuma dibohongi terus!

Baca Juga: Hal-hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mendaki Gunung Semeru

Para pendaki gunung Semeru melewati jalur pendakian

Membohongi pendaki yang bertanya-tanya tentang berapa jauh lagi sampai ke puncak memang seperti sudah menjadi tradisi turun temurun para pendaki gunung-gunung di Indonesia, dan kebanyakan yang menjadi korbannya adalah pendaki-pendaki pemula yang baru pertama kali naik gunung. Dan mereka yang pernah menjadi korban itu, di kesempatan lain saat ada pendaki yang bertanya-tanya, biasanya akan balas dendam berbohong, memberi jawaban yang tidak sesuai kenyataan.

Tak terkecuali aku sendiri. Dulu saat pertama kali mendaki, setiap bertanya kepada pendaki yang turun, selalu diberi jawaban yang ternyata ngapusi. Jadinya ketika turun, ada pendaki-pendaki yang bertanya, aku gantian membohongi mereka hehe. Makanya bohong membohongi seperti ini telah menjadi budaya turun temurun yang tetap lestari hingga hari ini, dan akan menimpa para pendaki-pendaki newbie selanjutnya.

Kalau pendaki-pendaki berpengalaman, biasanya tidak akan bertanya-tanya tentang hal itu. Mereka sudah sangat paham dengan jawabannya yang rata-rata PHP. Selain itu bagi mereka, waktu tempuh ke puncak itu biarlah menjadi misteri yang membuat penasaran dan membuat pendakian terasa lebih seru. Nggak perlu dikepoin. Dijalani saja terus pelan-pelan dengan penuh kesabaran, nanti pada waktunya pasti akan sampai juga. Mau bertanya atau tidak, posisi puncak tertinggi lama kelamaan pasti tercapai juga.

Dan yang ditanya-tanya bukan hanya letak puncak saja. Bisa juga tempat-tempat persinggahan sebelum puncak.

"Pos 2 masih jauh ya, Mas?"

"Ranu Kumbolo berapa lama lagi, Kak?"

"Bang, Shelternya masih jauh ya, Bang?"

"Dari sini ke Segara Anak berapa jam lagi ya?"

Dan lain sebagainya.

Foto keren pemandangan Para pendaki gunung Rinjani, Lombok

Walaupun mereka memberikan jawaban yang tidak benar, tapi percayalah, para pendaki yang berbohong itu tidak bermaksud menyesatkan. Justru mereka melakukan itu dengan tujuan mulia, semata-mata supaya pendaki-pendaki yang bertanya itu tetap terjaga spiritnya.

Contoh kasusnya begini, ketika seorang pendaki turun gunung bertemu pendaki yang baru mau muncak, yang terlihat sudah sangat kelelahan mengendong keril besar di punggungnya, dengan wajah pucat bersimbah keringat, disertai nafas ngos-ngosan senin jumat, lantas ia bertanya, "Puncaknya masih jauh ya, Gan?"

Dengan kondisi yang sudah kepayahan seperti itu, apa jadinya jika ia diberi jawaban sejujurnya, "Uh masih jauh, Bro. Jauh banget! 5 jam lagi, itu kalau jalannya cepet. Kalau lelet bisa 8 sampai 10 jam. Dari sini tuh ya, masih harus berkali-kali turun naik bukit, melipir di pinggi-pinggir jurang, menyusuri hutan-hutan, terus menyebrangi sungai yang banyak buayanya...

Dijamin sang pendaki anyaran itu langsung patah arang dan males melanjutkan pendakian lagi. Atau bisa-bisa malah pingsan!

Nah biar dia tidak kehilangan semangat, terpaksa tega diberi jawaban bohong, "Deket lagi kok. Paling-paling sejam jam lagi. Cmungudh ea..."

Pemandangam indah Kawasan Oro-oro Ombo gunung Semeru

Jadi, buat teman-teman yang bercita-cita tinggi jadi pendaki gunung, jika nanti di lokasi kalian bertanya tentang berapa lama lagi untuk sampai ke puncak, jangan mudah percaya jika diberi jawaban yang kedengarannya gampang. Kemungkinan besar itu cuma bohong. Meski demikian tidak ada larangan untuk bertanya-tanya. Nggak semua pendaki memberi jawaban palsu. Ada juga yang jujur.

Tentang puncak gunung pada saat pendakian, sebenarnya tanpa perlu ditanya letaknya masih jauh atau tidak, yang penting dijalani saja walau pelan-pelan, percayalah nanti pada waktunya pasti akan tercapai juga. Kuncinya, sabar, sabar dan sabar! Happy Travelling.

Tips Liburan ke Berbagai Destinasi Dalam Satu Hari

Berlibur ke banyak tempat wisata dalam sehari itu bisa banget asal tahu cara mainnya. Metode piknik seperti ini memang cukup melelahkan. Tapi dijamin seru dan tingkat kepuasannya puas banget!

Terutama untuk penyuka jalan-jalan tapi sibuk dengan gawean sehingga jarang punya waktu melampiaskan hobi, cara seperti ini sering dilakukan demi mengejar ketertinggalan. Di saat kerjaan dari kantor yang seolah ada-ada saja, belum lagi harus sering lembur, maka begitu ada waktu dan kesempatan, liburan langsung borong ke beberapa tempat sekaligus.

Foto prian jalan ke gunung sendirian

Aku sendiri, meski bukan orang sibuk terkadang mempraktekkan ini. Semata-mata karena aji mumpung. Misalnya mumpung sedang berada di Gorontalo, sekalian saja dijelajahi tempat-tempat wisata di sekitarnya. Soalnya belum tentu di hari-hari yang lain, aku punya uang dan kesempatan lagi untuk kembali ke sana. Intinya dipuas-puasin daripada nanti pulangnya nyesel.

Baiklah. Karena sudah beberapa kali melakukan sistem liburan ke banyak tempat sekaligus dalam satu hari, maka izinkan aku membagikan tips-tipsnya di dalam blog ini. Eh barangkali ada teman-teman traveler yang kepingin menjajalnya.

Menetukan Lokasi

Agar trip ke banyak tempat dalam sehari berjalan sukses, penting untuk menentukan daerah tujuan sejak beberapa hari sebelum hari H. Sasaran yang tepat ialah ke daerah yang memiliki banyak tempat wisata dengan jarak-jarak yang tidak terlalu jauh. Dan itu bukan hanya Bali atau Lombok saja, banyak daerah lain di tanah air yang di sekitarnya dijejali tempat-tempat plesiran yang elok-elok. Misalnya Blitar, dalam waktu sehari bisa kok berkunjung ke pantai Pantai Tambak Rejo, Pantai Gondo Mayit, Kampung Cokelat, Candi Penataran, Makam Bung Karno, Kebun Teh Sirah Kencong, Air Terjun Sirah Kencong dan Telaga Rambut Monte. Aku pernah melakukannya meski malamnya langsung meriang haha.

Informasi tentang destinasi-destinasi wisata di satu daerah gampang banget didapat dari browsing di internet. Cukup ketik kata kunci tempat-tempat wisata di sekitar daerah tertentu, maka akan muncul hingga belasan destinasi. Tinggal pilih yang mana yang ingin didatangi. Mau didatangi semuanya juga dipersilakan jika sanggup.

Cek juga di Google Map untuk mengetahui lokasi tepatnya dari tempat-tempat yang ingin didatangi, sekaligus untuk mengetahui waktu tempuh dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya. Jangan lupa menyusun urutan perjalanannya, mana yang akan pertama didatangi, yang kedua, ketiga, keempat dan seterusnya.

Berangkat Pagi

Mentang-mentang lagi liburan terus mau bangun siang begitu? Enak banget! Kalau sedang mengejar target liburan ke banyak tempat selama sehari, jangan bangun kesiangan! Mbang khong kalau bahasa Cinanya. Musti start pagi-pagi dari rumah. Sebaiknya tiba di destinasi pertama sebelum jam 08.00 bersamaan dengan mulai dibukanya rata-rata lokasi wisata di Indonesia.

Backpacker keren keliling Indonesia

Itu jika tempat-tempat yang dituju tak jauh dari tempat tinggal. Jika jauh, ya cari penginapan entah itu hotel, rumah kerabat atau rumah penduduk setempat. Dan usahakan gimana caranya supaya sudah tiba di penginapan sore atau malam, supaya besok paginya bisa langsung bergerak.

Membawa Kendaraan Sendiri

Agar perpindahan dari satu destinasi ke destinasi lain berlangsung cepat, wajib hukumnya membawa kendaraan sendiri. Lebih bagus mobil pribadi yang dibawa dari rumah. Tapi kalau tidak memungkinkan membawa mobil pribadi karena tidak punya, bisa menyewa kendaraan di lokasi. Sekarang ini rata-rata di daerah-daerah wisata terdapat rental mobil dan motor.

Mengandalkan angkutan umum sangat tidak disarankan. Nggak akan efisien. Mobil-mobil angkutan umum tidak akan benar-benar sampai ke titik lokasi. Nanti masih harus ngojek lagi. Selain itu, bukan rahasia umum kalau angkutan umum itu suka ngetem sesukanya dan sering berhenti menaik turunkan penumpang. Ini jelas akan menelan waktu.

Jangan Lupa Jas Hujan Kalau Naik Motor

Kalau naik motor jangan lupa sedia jas hujan sebelum hujan. Biarpun perkiraan cuaca di TVRI stasiun Brebes mengatakan cuaca akan cerah sepanjang hari, tapi kalau Yang Maha Kuasa sudah berkehendak menurunkan rezeki-Nya berupa hujan, badan meteorologi bahkan pawang hujan sekali pun akan dibuat plonga-plongo tak berguna.

Dan jika cuma sekedar hujan rintik-rintik, bukan hujan disertai angin ribut dan halilintar, tidak wajib bagi traveler untuk berhenti berteduh. Trabas aja udah! Nunut ngiyup menanti hujan reda karena takut kena pilek, hanya akan membuang waktu dalam mengejar rekor 7 destinasi dalam sehari. Di sinilah keberadaan jas hujan benar-benar diperlukan.

Cari Teman Perjalanan yang Sehati dan Sepikiran

Traveling model seperti ini memang lebih leluasa sendirian. Solo trip. Bebas sat set pindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa takut ada yang merasa keberatan. Tapi seru juga kalau dilakukan berdua atau berombongan. Akan ada yang bisa diajak ngobrol dan disuruh-suruh motoin.

Foto berdua romantis sepasang kekasih di danau indah

Tentu saja syaratnya orang yang diajak harus sepakat dengan perencanaan, yakni menjelajah ke berbagai lokasi wisata dalam satu hari. Harus siap dan tidak boleh memberontak ketika nanti baru setengah jam berada di sebuah destinasi, sudah diajak melanjutkan perjalanan lagi ke destinasi berikutnya. Kalau tidak menemukan teman yang seperti itu, daripada nanti ribut di tengah jalan, lebih baik jalan sendiri saja.

Bawa Power Bank

Selama ngetrip, kita pasti akan sering menggunakan ponsel untuk beberapa keperluan. Misalnya membuka Google Map untuk mencari lokasi serta jalan yang mengarah ke lokasi tersebut. Dan yang tak terelakkan adalah mengaktifkan kamera untuk foto-foto, bikin video, live di sosial media dan mungkin juga ngevlog. Kegiatan ini pasti akan menguras baterai smartphone.

Power bank unik, murah, awet dan keren

Supaya traveling ke banyak tempat tak terhambat oleh ponsel yang mulai lowbat, membawa power bank merupakan sebuah keharusan yang tidak boleh ditawar. Berhenti di warung untuk numpang ngecas jelas akan membuang waktu. Cara terbaik adalah charging ketika dalam perjalan pindah dari destinasi ke destinasi. Jika naik motor, ketika mau pindah ke destinasi berikutnya, masukkan gadget dan powerbank ke dalam tas dalam kondisi mengisi daya. Seperti itu.

Bawa Pakaian Banyak

Tips terakhir adalah membawa pakaian sebanyak jumlah tempat rekreasi yang mau didatangi. Kalau akan ke enam lokasi, bawa pakaiannya juga enam setel. Mungkin cukup atasan saja. Baju dan jilbab. Bawahan cukup dua atau tiga. Daleman nggak usah. Tujuannya nanti di setiap destinasi yang dikunjungi, bisa wara-wiri menggunakan busana yang berbeda.

Ini berguna untuk menipu teman-teman di Instagram. Saat secara berkala kita memposting foto-foto liburan tadi, mereka akan dengki karena mengira kita bentar-bentar liburan. Padahal faktanya cuma jalan-jalan sehari, tapi ke banyak tempat sekaligus. Muahaha.

Happy Traveling.

Catat! Alamat 21 Penerbit Mayor yang Menerima Karya Para Penulis Pemula

Di kesempatan yang menyenangkan ini, ZUCKICI.COM akan membagikan daftar alamat penerbit-penerbit Mayor yang menerima karya penulis pemula di seluruh Indonesia, -walau pada kenyataannya mayoritas penerbit Mayor hanya terpusat di kota Jakarta dan Yogyakarta-. Tapi terlepas dari itu, daftar alamat seperti ini sangat penting peranannya bagi para calon penulis, mengingat rata-rata penerbit Mayor meminta naskah dalam bentuk hard copy yang dikirim langsung ke alamat redaksi.

Beberapa penerbit Mayor lainnya ada yang masih membolehkan file naskah dikirim via email berupa teks maupun pdf. Ada yang justru mengharuskannya demi mengurangi penggunaan kertas. Untuk itu, dalam artikel ini juga dicantumkan alamat surel penerbit Mayor yang mau menerima penawaran naskah melalui email.

Tapi sebelumnya sudah tahu belum bahwa dalam hal penerbitan buku itu terdapat dua macam cara? Sudah? Sudah atau belum? Kalau belum, boleh dibaca ulasannya di artikel sebelum ini.
Lapak penjual buku bekas murah di pinggir jalan

Baiklah untuk menghemat ruang dan waktu, inilah daftar 21 penerbit Mayor yang menerima naskah penulis pemula.

1. Gramedia Pustaka Utama

Penerbit Gramedia pasti sudah tidak asing lagi bagi para penulis dan pembaca. Sudah tak terhitung buku-buku terbitan Gramedia meramaikan blantika buku nusantara, baik fiksi maupun non fiksi. Mulai dari jamannya serial Lupus karya Hilman Hariwijaya, hingga buku-buku kekinian seperti novel Hujan karya Tere Liye, Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, Jingga dan Senja oleh Esti Kinasih dan buanyak lagi.

Semua penulis pasti berharap banget bisa menerbitkan buku di Gramedia. Meski untuk menembus penerbit ini terbilang susah dan butuh kesabaran lebih bahkan untuk penulis ternama sekalipun. Peminatnya sangat banyak sehingga butuh waktu berbulan-bulan bagi penerbit untuk menyeleksi setiap naskah yang masuk.

Tapi biarpun seleksi naskahnya sangat ketat, antriannya panjang, saingannya juga cukup banyak, ada beberapa penulis yang akhirnya sukses menerbitkan buku pertamanya di Gramedia. Hal ini membuktikan bahwa penerbit Gramedia juga terbuka untuk penulis-penulis pemula.

Bagi yang ingin bersaing menerbitkan buku di Gramedia, kirimkan naskahmu yang sudah dijilid rapi ke alamat di bawah ini:

PT Gramedia Pustaka Utama
Gedung Kompas Gramedia Lantai 5
Jl. Palmerah Barat 29-37. Jakarta 10270

Website: gpu.id
Twitter: @gramedia

2. Elex Media Komputindo

Penerbit Elex Media Komputindo masih saudaraan sama Gramedia. Meski dulunya dikenal sebagai penerbit buku-buku komik, saat ini Elex Media Komputindo juga menerbitkan novel dan juga buku-buku Islami pada pada lini Quanta. Beberapa novel terbitan Elex Media Komputindo antara lain Pagi Gerimis karya Nurhasanah, Sepasang Kaos Kaki Hitam (SK2H) karya Ariadi Ginting yang ceritanya dulu sempat heboh di Kaskus, ada juga buku Teman Tapi Menikah karya pasutri Ayudia dan Ditto, dan masih banyak lagi.

Bagi yang berminat menawarkan naskah ke Elex Media Komputindo, silakan kirim naskah hard copy ke alamat:

PT Elex Media Komputindo
Gedung Kompas Gramedia Lantai 2
Jalan Palmerah Barat 29 – 37
Jakarta Pusat, 10270

Website: elexmedia.id
Twitter: @elexmedia

3. Grasindo

Penerbit Grasindo juga masih bagian dari Kompas Gramedia Group. Jika Elex Media Komputindo lebih banyak menghadirkan buku-buku komik, Grasindo banyak menelurkan buku-buku pelajaran. Meski demikian Grasindo juga menerima naskah-naskah fiksi berupa K-Fiction (Korean Fiction),Novel Komedi, Novel Islami, Wattpad Fiction dan Novel Lokal. Contoh novel-novel keluaran Grasindo diantaranya Dear, Mantan Tersayang oleh Ary Yogeswary, Safa’s Story karya Sirhayani, Barbielle karya Mpok Mercy Sitanggang dan lain-lain.

Untuk mengajukan naskah ke Penerbit Grasindo, bisa dikirim ke alamat di bawah ini:

PT Grasindo
Gedung Kompas Gramedia Blok 1/lantai 3
Jalan Palmerah Barat No. 29-37
Jakarta, 10270

Website: grasindo.id
Twitter: @grasindo_id

4. Penerbit Mizan

Mizan Publishing juga merupakan penerbit Mayor yang sudah sangat ternama dan tidak kalah dengan Gramedia. Penerbit yang sudah berdiri sejak tahun 1983 ini memiliki banyak lini untuk mengelompokkan banyaknya naskah yang masuk ke redaksi.

Untuk novel-novel remaja biasanya diterbitkan di DAR Mizan dan Pastel Books, contohnya Dilan Dia Dilanku tahun 1990, Dilan Dia adalah Dilanku tahun 1991, Milea Suara dari Dilan, semuanya karya Pidi Baiq.

Jika tertarik membukukan karya di Penerbit Mizan, berikut ini alamat redaksinya:

Mizan Publishing
Jln. Cinambo 135. Cisaranten Wetan, Bandung 40294

Website: mizanpublishing.com
Twitter: @PenerbitMizan

5. Gagas Media

Selain buku-buku non fiksi, Gagas Media banyak menerbitkan novel-novel romantis remaja dan dewasa muda, sebut saja Refrain karya Winna Efendi, Apapun Selain Hujan karangan Orizuka, Dia yang ditulis oleh Nonier, dan banyak lagi.

Salah satu syarat mengirimkan naskah ke Gagas Media adalah naskah sudah selesai dan dijilid rapi. Pemberitahuan mengenai nasib naskah apakah diterima atau ditolak akan diterima penulis antara 3 hingga 4 bulan kemudian.

Inilah alamat pengiriman naskah:

Redaksi Gagas Media
Jalan Haji Montong No. 57, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, DKI 12630.

Website: gagasmedia.net
Twitter: @GagasMedia

6. Bukune

Penerbit Bukune membuka lowongan naskah-naskah lucu berupa novel komedi dan kisah nyata pengalaman-pengalaman hidup yang kocak. Tapi tentu saja yang diterima adalah komedi berkualitas, menginspirasi dan tidak basi.

Bukune kerap menerbitkan karya para selebtwit dan blogger. Beberapa buku produksi Bukune antara lain Cado-cado karya Ferdiriva Hamzah, Luntang Lantung karangan Roy Saputra, Past & Curious karya Agung Satriawan, Relationshit karya Alit Susanto, dan lain-lain.

Penerbit yang salah satu pendirinya adalah Raditya Dika ini menerima naskah hanya dalam bentuk hard copy. Silakan dikirim ke alamat:

Redaksi Bukune
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630

Website: bukune.com
Twitter: @Bukune

7. Media Kita

Media Kita adalah penerbit buku-buku yang anak muda banget. Penerbit ini masih satu group dengan Gagas Media dan Bukune. Buku-bukunya Boy Chandra rata-rata lahir di Media Kita. Misalnya Origami Hati, Jauh dan Cinta, Sebuah Usaha Melupakan, Sepasang Kekasih yang Belum Bertemu, Satu di 2018 dan lain-lain.

Bagi yang ingin menerbitkan buku di Media Kita, file naskah bisa dikirim ke email: naskah@mediakita.com. Boleh juga dikirim dalam versi cetak ke alamat:

Redaksi Media Kita
Jl. H. Montong No. 57
Jagakarsa Ciganjur, Jakarta Selatan, 12630.

Website: mediakita.com
Twitter: @mediakita

8. Noura Books

Noura Books Publishing merupakan penerbit Mayor bagian dari Mizan Group. Baru-baru ini Noura Books menerbitkan dua buah novel yang diangkat dari cerita film Posesif dan Kartini. Buku Noura Books lainnya adalah Luka Dalam Bara karya Bernard Batubara.

Penulis yang berkarya di Nourabooks, bisa mengirimkan soft copy naskah ke alamat email: redaksi@noura.mizan.com

Sementara alamat naskah hard copy adalah:

Redaksi NOURA PUBLISHING
Jl. Jagakarsa Raya no. 40 Rt 07/04
Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12620
Telp. 021-7888 0556

Website: nourabooks.co.id
Twitter: @nourapublising

9. DIVA Press

Penerbit Diva Press sering mengadakan lomba menulis berhadiah besar. Pernah beberapa tahun lalu hadiah utamanya jalan-jalan ke Malaysia menonton pagelaran MotoGP. Penerbit Diva Press juga rutin mengadakan pelatihan menulis gratis bertajuk Kampus Fiksi ke berbagai kota.

Buku-buku fiksi terbitan Diva Press contohnya Bingkai Magenta karya Ghyna Amanda, kemudian novel Le Mannequin; Hatiku Tidak Ada di Paris dan novel Pameran Patah Hati, dua-duanya ditulis oleh Mini GK.

Penerbit Diva Press menerima kiriman naskah dari semua kasta penulis baik yang masih pemula maupun yang sudah ternama. Naskah boleh dikirim ke email sekred.divapress@gmail.com

Sementara kantor Diva Press bercokol di:

Sampangan Gg. Perkutut No.325-B Jl. Wonosari, Baturetno, Banguntapan Yogyakarta, 55197.

Website: divapress-online.com & blogdivapress.com
Twitter: @divapress01

10. Bentang Pustaka

Sudah banyak buku-buku best seller yang dihasilkan Penerbit Bentang Pustaka. Novel-novel karya Andrea Hirata mulai dari yang pertama Laskar Pelangi hingga yang terbaru Sirkus Pohon, semuanya terbit di Bentang Pustaka. Serial Supernova yang ditulis Dee juga Bentang Pustaka penerbitnya. Novel TKI (Tenaga Kerja Istimewa) karya Naiqueen yang sempat booming di Wattpad juga sudah dibukukan dengan baik oleh Bentang Pustaka. Dan lain-lain.

Dan Bentang Pustaka membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siapapun untuk menerbitkan buku dan meraih sukses seperti penulis-penulis tersebut. Meski termasuk penerbit Mayor papan atas, tapi cara pengiriman naskah ke Bentang Pustaka malah terbilang mudah. Tidak harus berupa naskah yang di-print out. Justru dianjurkan dikirim lewat email ke redaksi@bentangpustaka.com

Atau kalau tetap ngotot ingin mengirim via pos ini alamatnya:

Redaksi PT Bentang Pustaka
Jalan Plemburan No. 1 Pogung Lor, RT 11 RW 48 SIA XV Mlati, Sleman, DIY, 55284.

Website: bentangpustaka.com
Twitter: @bentangpustaka

11. Penerbit Andi

Penerbit Andi merupakan penerbit tua yang tetap eksis hingga hari ini. Perusahaan yang sudah berdiri sejak awal tahun 1980 ini menerbitkan segala jenis buku kecuali buku nikah. Buku fiksi terbitan Andi Publisher yang saat ini lagi laris dan wara-wiri di toko buku adalah Cahaya di Penjuru Hati by Alberthiene Endah.

Tertarik menerbitkan buku di sini? Silakan ajukan naskah terbaikmu baik via email ke: naskahbukuandi@gmail.com

Bisa juga melalui pos atau TIKI ke:

Penerbit Andi
Jalan Beo no. 38-40 Yogyakarta 55281
HP 085225509692

Website: penerbitandi.com
Twitter: @AndiBuku

12. Penerbit Stiletto Book

Dari logo penerbitnya yang bergambar sepatu hak tinggi, bisa disimpulkan kalau Stiletto Book adalah penerbit buku-buku yang cewek banget. Memang mayoritas buku-buku yang dihasilkan Stiletto Book bertemakan wanita. Misalnya Impian Maya karya Nuning Soesibjo, Remember Paris by Icha Ayi, dan lain-lain.

Temanya memang tentang wanita, tapi Stiletto Book menerima karya dari jenis kelamin apa saja. Para pejantan tangguh tidak dilarang ambil bagian menerbitkan buku di sini. Dan untuk mengirimkan naskah dianjurkan banget melalui email supaya tidak menghabis-habiskan kertas.

Kirimkan terlebih dahulu sampel naskahmu yang berupa 30 halaman pertama melalui email ke: redaksi@stilettobook.com

Jika pihak Stiletto Book terpesona dengan 30 halaman pertama naskahmu, kamu akan diminta mengirimkan seluruh isi naskah untuk dievaluasi lebih lanjut apakah layak terbit atau tidak.

Alamat kantor:

Penerbit Stiletto Book
Jalan Melati No. 171 Sambilegi Baru Kidul
Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta

Website: stiletto.com
Twitter: @Stiletto_Book

13. Penerbit Ikon

Penerbit Ikon merupakan Imprint dari penerbit Serambi. Beberapa buku populer yang dihasilkan penerbit Ikon di antaranya Jodoh Untuk Mira karya Alnira dan No Place Like Home oleh Alma Aridatha.

Ada juga buku-buku yang berasal dari penulis-penulis Wattpad seperti novel Fasava karya penulis Aniqotuz Zahro dengan nama akun @TheSkycraper. Kemudian novel Revan Reina milik Christa Bela yang bahkan sukses difilmkan.

Pasti ingin dong menerbitkan buku seperti nama-nama di atas? Kalau iya, jangan ragu-ragu mengirimkan karanganmu ke Penerbit Ikon. Boleh kok dikirim via email ke: redaksi@penerbitikon.com.

Mau dikirim via paket pos atau JNE juga boleh! Nih alamatnya:

Redaksi Penerbit Ikon
Jln. Rambutan VIII No. 4
Komplek Mahkamah Agung R.I Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Website: serambi.co.id
Twitter: @penerbitikon

14. Penerbit Inari

Penerbit Inari inilah yang membukuan novel Serendipity karya Erisca Febriani, penulis novel best seller Dear Nathan. Sekedar info, Serendipity dan Dear Nathan sama-sama novel karya Erisca Febriani yang sebelumnya di-posting di Wattpad dan meraup jutaan pembaca di sana. Bedanya, Dear Nathan diterbitkan melalui Penerbit Best Media, sementara Serendipity dibukukan oleh Penerbit Inari.

Kalau ingin menawarkan naskah ke Penerbit Inari, tak perlu dikirim via pos apalagi Gojek, cukup melalui email ke Naskah.Inari@gmail.com

Website: penerbitinari.com
Twitter: @penerbitinari

15. Penerbit Bintang Media

Bintang Media Publishing cukup banyak membukukan novel-novel yang berasal dari dunia orange alias Wattpad. Seperti misalnya Pangeran Kelas karya Hendra Putra, Annoying Boy karya Inesia Pratiwi,dua novel karya Yessy N yaitu The Bad Boy in Suit dan novel The Jerk Wants Me, novel EL karya Luluk HF dan banyak lagi.

Selain buku dari penulis-penulis di Wattpad, penulis dari kalangan umum juga boleh banget berkarya di Bintang Media. Kebetulan penerbit ini hanya menerima naskah lewat email saja. Ini alamatnya: bintangmediaqu@gmail.com

Website: penerbitbintangmedia.com
Twitter: @bintangmediaqu

16. Penerbit Kata Depan

Sepertinya Kata Depan masih tergolong pendatang baru di dunia penerbitan Mayor Indonesia. Meski begitu penerbit ini sudah menerbitkan buku-buku berkualitas kayak Be Calm Be Strong Be Grateful karya Wirda Mansyur. Ada juga buku-buku yang diadaptasi dari cerita-cerita di Wattpad seperti Auntum Rhapsody karya Amarissa dan The Perfeck Love yang ditulis Indah Riyana.

Kata Depan menerbitkan novel-novel bergenre romance remaja, romance dewasa muda dan novel inspiratif. Kalau teman-teman punya naskah fiksi bergenre seperti itu, coba kirim saja ke Kata Depan Publishing yang alamatnya:

Redaksi Kata Depan
Perum Executive Village E9
Jl. Curug Agung No. 36, Tanah Baru, Beji
Depok 16426

Website: katadepan.com
Twitter: @KataDepan_

17. Falcon Publishing

Mungkin banyak yang masih asing dengan nama Penerbit Falcon. Falcon Publishing lahir akhir tahun lalu dan merupakan cabang perusahaan dari Falcon Picture. Jika Falcon Picture bergerak di bidang produksi film, maka Falcon Publishing fokus di bidang penerbitan buku fiksi. Buku-buku keren yang sudah diluncurkan Falcon Publishing antara lain Anak Rantau karya A Fuadi, Anna dan Bara karangan Ghyna Amanda, Menemani Setiap Detik Rasa Sepi oleh Anindria Ryandisza, Jomblo Reebot karya Adhitya Mulya yang juga sudah diangat ke layar lebar oleh Falcon Picture.

Mumpung masih penerbit baru, sehingga mungkin masih belum banyak antrian dan saingan, buruan tawarkan naskahmu ke penerbit Falcon.

Cara pengajuan naskah ke penerbit Falcon sangat simpel, yaitu cukup mengirim 5 bab pertama naskah novel kamu via email ke publishing@falcon.co.id. Jika penerbit tertarik, kami akan dihubungi untuk dimintai naskah secara utuh.

Website: falconpublishing.co.id
Twitter: @falconfiksi

18. Gradien Mediatama

Penerbit Gradien Mediatama juga sangat welcome sama penulis-penulis pemula. Buku terbaru terbitan Gradien Mediatama adalah Simfoni Hujan karya penulis Tumblr bernama Tiflunium, Pada Sebuah Kata Pergi karya Gentakiswara. Buku paling seru yang pernah aku baca adalah serial Anak Kost Dodol yang ditulis Dedew Rieka.

Kalau ingin mencoba peruntungan menerbitkan buku di Gradien, silakan saja kirimkan naskah ke alamat email: redaksi@gradienmediatama.com

Website: gradienmediatama.com
Twitter: @gradien

19. Penerbit Twigora

Di bawah naungan PT Roro Jaya Sejahtera, Penerbit Twigora siap menjadi wadah bagi penulis-penulis pemula dalam menerbitkan karya. Buku-buku terbitan Twigora yang sudah beredar di toko buku di antaranya adalah karya-karya Christian Simamora seperti Come On Over, As Seen On TV, Marry Now Sorry Letter dan lain-lain. Ada juga novel Out Of Love karangan Adelia Azfar

Cara mengajukan naskah ke Twigora agak berbeda dengan penerbit-penerbit lain. Tidak melalui email juga bukan via pos. Caranya adalah dengan masuk ke website penerbit Twigora, kemudian meng-upload file naskah ke fitur yang telah disediakan.

Website: twigora.com
Twitter: @TWIGORA

20. Penerbit Haru

Haru Media alias Penerbit Haru menerbitkan novel-novel bertema Jepang dan Korea. Makanya banyak novel-novel terjemahan dari penulis-penulis Jepang dan Korea yang terbit di sini. Tapi bukan berarti penulis dalam negeri tidak diterima.

Buku-buku karya penulis lokal yang terbit di Haru Media seperti Oppa & I: Love karya Orizuka dan Lia Indra Andriana, Melody to The Moon karya Arini Putri dan lain-lain.

Nah kalau teman-teman punya naskah fiksi berlatar Jepang, Korea, Indonesia, Taiwan, Malaysia, Zimbabwe dan sebagainya, coba saja tawarkan ke penerbit ini. Naskah dikirim via email ke naskah.haru@gmail.com

Website: penerbitharu.com
Twitter: @penerbitharu

21. Penerbit Republika

Penerbit Republika terkenal dengan buku-buku yang Islami. Novel-novelnya novelis kang Abik alias Habiburrahman El Shirazy rata-rata lahir di sini. Mulai dari Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih hingga Ketika Cinta Bertasbih 2 dan lain sebagainya. Sebagian novel-novel Darwis Tere Liye juga terbit di Republika.

Meski banyak menerbitkan buku-buku karya penulis kenamaan, Penerbit Republika cukup ramah buat penulis pemula yang bercita-cita menerbitkan buku. Silakan kirim naskah beserta biodata penulis, sinopsis, dan poin keunggulan naskah via email ke redaksipab@republikapenerbit.com

Kalau ingin dikirim dalam bentuk hard copy ini alamatnya.

REPUBLIKA PENERBIT
Jl. Kavling Polri Blok I No. 65 Jagakarsa,
Jakarta Selatan, 12260

Website: bukurepublika.id
Twitter: @bukurepublika
Baca Juga: Kata Mereka Tentang Novel Zuck Linn
Demikianlah alamat-alamat penerbit Mayor yang menerima karya para penulis pemula. Sengaja aku sertakan alamat websitenya supaya teman-teman bisa cek langsung mengenai detail syarat-syarat pengiriman naskah. Di artikel ini masih terbatas, hanya sebatas alamat dan sedikit informasi tentang penerbit, untuk tahu selengkapnya mengenai tata cara dan persyaratan menawarkan naskah, teman-teman harus berkunjung ke situs penerbit yang bersangkutan. Iya, harus! Soalnya masing-masing penerbit memiliki persyaratan dan peraturan yang berbeda-beda.

Atau bisa juga kepoin Twitter resmi masing-masing penerbit yang nama akunnya juga sudah aku tulis itu. Di sana teman-teman bisa bertanya-tanya kepada adminnya tentang bagaimana mekanisme dan prosedur penerbitan. Selain itu, rata-rata di bio akun Twitter mereka mencantumkan link yang mengarah ke artikel tentang tata cara mengirimkan naskah. Happy Writing!